DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL DI KELAS V SD NEGERI CILAMPENI 03 KABUPATEN BANDUNG

yuda martin anggriana

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggriana, Yuda M. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Kontekstual di Kelas V Sekolah Dasar. Tesis. Jurusan Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Abdur Rahman As’ari, M.Pd., (II) Dr. Subanji, M.Si.

 

Kata kunci: pengembangan, bahan ajar matematika, kontekstual

Pelaksanaan Kurikulum 2013 menuntut guru untuk dapat mengembangkan bahan ajar dalam setiap kegiatan pembelajaran. Pembelajaran merupakan suatu sistem yang sistemik dimana setiap komponen saling memiliki keterkaitan bagi keberhasilan pembelajar dan proses pembelajaran. Hal ini berarti pembelajar perlu berinteraksi dengan sumber-sumber belajar dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar yang dikembangkan.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis kontekstual yang valid, efektif, dan praktis untuk siswa kelas V Sekolah Dasar dengan menggunakan four D model (4-D) yang dimodifikasi menjadi three D model (3-D). Langkah-langkah pengembangan ini terdiri dari tahapan (1) define, (2) design, dan (3) develop.

Penelitian ini menggunakan rancangan analisis deskriptif , yang terdiri dari data deskriptif kualitatif dan data dekriptif kuantitatif. Data yang didapatkan dikonversikan berdasarkan kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pada bahan ajar yang dikembangkan.

Hasil penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk bahan ajar berupa (1) buku ajar matematika berbasis kontekstual untuk siswa kelas V sekolah dasar, (2) rencana pelaksanaan pembelajaran, (3) instrument. Produk pengembangan ini divalidasi oleh ahli materi, ahli konstruk, dan ahli desain pembelajaran. Produk pengembangan ini diuji cobakan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penilaian/tanggapan digunakan untuk merevisi produk sebagai bahan pertimbangan dalam penyempurnaan produk bahan ajar.

Hasil uji coba ahli materi, ahli konstruk, dan ahli desain pembelajaran berada dalam kategori valid dan baik. Kevalidan bahan ajar memperoleh skor 3,02, kepraktisan bahan ajar memperoleh skor 81,1%, keefektifan bahan ajar memperoleh kentuntasan yang mencapai 87,5%. Kelebihan bahan ajar berada dalam kategori praktis adalah (1) bahan ajar yang dikembangkan dicetak dalam bentuk buku yang disesuaikan berdasarkan ukuran yang mudah digunakan oleh guru dan siswa, (2) kemudahan guru dalam menemukan materi pembelajaran pada halaman berbantuan kertas pembatas berwarna. Kelebihan bahan ajar berada dalam kategori efektif adalah (1) bahan ajar berdasakan pendekatan kontekstual, (2) langkah kegiatan pembelajaran menerapkan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, (3) pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam bahan ajar diarahkan berdasarkan kegiatan berkelompok, (4) materi yang dikembangkan berdasarkan karakteristik siswa sekolah dasar, (5) pembelajaran yang dilakukan berdasarkan karakterisitik pembelajaran matematika. Kelebihan yang terdapat bahan ajar ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Bahan ajar yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif.