DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Gesture Siswa Ditinjau dari Tahapan Berpikir Van Hiele.

TIWI NUR MASITA

Abstrak


ABSTRAK

 

Masita, Tiwi, Nur. 2016.Gesture Siswa Ditinjau dari Tahapan Berpikir Van Hiele. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd., (II) Dr. Sisworo, M.Si

 

Kata Kunci : gesture, tahapan berpikir,van Hiele.

Gesture adalah suatu bentuk komunikasi melalui gerakan tubuh, khususnya lengan dan tangan, yang disertai percakapan atau pembicaraan, yang dilakukan secara tidak sengaja atau spontan. Tahapan berpikir van Hiele merupakan tahapan yang mengkarakteristikan pemikiran siswa dalam memahami dan mempelajari geometri.Gesture ditinjau dari tahapan berpikir Van Hiele merupakan bentuk komunikasi yang digunakan oleh siswa sebagai hasil pemikiran siswa dalam memahami dan mempelajari geometri.

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan gesture siswa ditinjau dari tahapan berpikir van Hiele. Gesture diamati ketika siswa memecahkan masalah secara berkelompok, yang dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu, gesture menunjuk, gesture representasional dan gesture menulis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan masuk kedalam jenis penelitian deskriptif.Subjek pada penelitian ini dipilih berdasarkan hasil Van Hiele Geometry Test (VGHT) dan rekomendasi guru. Data diambil dengan merekam seluruh aktivitas siswa saat memecahkan masalah secara berkelompok dan wawancara sebagai data tambahan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing kelompok tahapan berpikir menggunakan ketiga gesture dalam memecahkan masalah. Gesture menunjuk dan representasional yang digunakan dapat menunjukkan karakteristik pemikiran siswa dalam memahami dan mempelajari geometri Akan tetapi, gesturegesture menulis yang digunakan oleh siswa tidak dapat menampilkan karakteristik dari tahapan berpikir yang dimiliki siswa.Gesture menunjuk dan gesture representasional yang digunakan oleh siswa dengan tahapan berpikir 0, tidak terlepas dari visualisasi masalah. Siswa pada tahapan berpikir 1 juga dapat menunjukkan gesture yang sama dengan tahapan berpikir 0. Akan tetapi, siswa dengan tahapan berpikir 1 dapat menunjukan gesture melalui gerakan tangan yang tidak berhubungan dengan visualisasi masalah.Siswa dengan tahapan berpikir 0 tidak menggunakan gesture yang digunakan oleh siswa dengan tahapan berpikir 1 pada soal yang sesuai dengan karakteristik tahapan berpikir 1.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar guru menjadikan gesture sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan tahapan berpikir van Hiele siswa. Dan memahami pentingnya mengetahui tahapan berpikir geometri siswa agar dapat melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan berpikir van Hiele yang dimiliki siswa. Bagi penelitian lanjutan terkait gestureditinjau dari tahapan berpikir van Hiele, untuk lebih memperhatikan instrumen soal yang digunakan agar tahapan berpikir yang dimiliki oleh siswa dapat terlihat melalui gesturedan dapat menemukan subjek penelitian secara lengkap agargesture yang ditinjau dari tahapan berpikir van Hiele dapat lebih mendalam.