DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mitos Raja dalam Hikayat Raja Banjar. (Disertasi)

Muhammad Rafiek

Abstrak


Hikayat Raja Banjar merupakan salah satu karya sastra Melayu klasik bergenre prosa yang ada di Kalimantan Selatan. Hikayat ini berisi cerita tentang genealogi raja dan keluarganya serta sejarah kerajaan Banjar. Oleh karena itu, hikayat ini dapat digolongkan sebagai karya sastra Melayu klasik yang mengandung sejarah. Akan tetapi hikayat ini juga berisi mitos raja. Mitos raja itu ternyata telah dimasukkan menjadi sejarah Banjar. Mitos raja yang dimasukkan menjadi sejarah itu tentu pada akhirnya akan mengaburkan dan membelokkan kebenaran sejarah Banjar. Berdasarkan kenyataan tersebut, penelitian ini sangat penting untuk memisahkan antara mitos raja dengan realitas sejarah yang ada di dalam hikayat tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar. Ada tiga hal yang dideskripsikan dan dijelaskan sehubungan dengan mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, yaitu (1) jenis mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar yang terbagi atas (a) jenis mitos raja yang berhubungan dengan fakta sejarah dan (b) jenis mitos raja yang tidak berhubungan dengan fakta sejarah; (2) makna mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar; dan (3) fungsi mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan ancangan historis dan hermeneutika. Ancangan historis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ancangan historis Gottschalk. Ancangan hermeneutika yang digunakan untuk menginterpretasi teks Hikayat Raja Banjar adalah hermeneutika Dilthey dan Ricoeur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan alinea dalam teks Hikayat Raja Banjar yang mengandung unsur jenis, makna, dan fungsi mitos raja. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pembacaan dan pencatatan mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci dan tabel pengumpul data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis isi dari Holsti, Krippendorff, oposisi biner, hermeneutika Dilthey dan Ricoeur. Analisis data dilengkapi dengan prinsip intertekstualitas dan teori resepsi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar terdiri atas (1) jenis mitos raja yang berhubungan dengan fakta sejarah dan (2) jenis mitos raja yang tidak berhubungan dengan fakta sejarah. Jenis mitos raja yang berhubungan dengan fakta sejarah terdiri atas enam buah. Jenis mitos raja yang tidak berhubungan dengan fakta sejarah terdiri atas (1) jenis mitos raja yang tidak sesuai dengan sejarah dan (2) jenis mitos raja yang tidak berisi sejarah. Jenis mitos raja yang tidak sesuai dengan sejarah terdiri atas sepuluh buah. Jenis mitos raja yang tidak berisi sejarah terdiri atas dua puluh empat buah. Keempat puluh jenis mitos raja di atas dapat diklasifikasikan menjadi delapan bentuk mitos raja. Kedelapan bentuk mitos itu terdiri atas (1) mitos teogoni dalam Hikayat Raja Banjar, (2) mitos kosmos dalam Hikayat Raja Banjar, (3) mitos transformasi dalam Hikayat Raja Banjar, (4) mitos pekuliaritas dalam Hikayat Raja Banjar, (5) mitos hero dalam Hikayat Raja Banjar, (6) mitos fauna dalam Hikayat Raja Banjar, (7) mitos taboo incest dalam Hikayat Raja Banjar, dan (8) mitos miasma dalam Hikayat Raja Banjar.

Makna mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar terdiri atas (1) makna filosofi mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (2) makna histori mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (3) makna kultur mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, dan (4) makna etik mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar.

Fungsi mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar terdiri atas (1) fungsi politik mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (2) fungsi hegemoni mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (3) fungsi legitimasi mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (4) fungsi pedagogi mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, dan (5) fungsi mite mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar.

Kesimpulan yang diperoleh melalui penelitian mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar ini adalah ditemukannya mitos raja yang didukung fakta sejarah dan mitos raja yang tidak didukung fakta sejarah. Penelitian ini juga menemukan makna mitos raja dan fungsi mitos raja. Mengacu pada temuan penelitian di atas, peneliti menyarankan agar (1) pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan sejarawan merekonstruksi sejarah Banjar yang bercampur dengan mitos raja dalam Hikayat Raja Banjar, (2) peneliti selanjutnya melakukan penelitian tentang jenis mitos raja secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan kajian arkeologi dan melakukan kajian intertekstualitas dengan memanfaatkan sumber yang relevan.