DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS (SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 4 MALANG)

ratna suraida

Abstrak


ABSTRAK

 

Suraida Ratna, 2016.Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Berbantuan Peta Konsep untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS  (Siswa kelas VII G SMP Negeri 4 Malang). Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (1) Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si. (2) Dra. Siti Malikhah Towaf, MA, Ph.D

 

Kata Kunci: TSTS, Peta Konsep, Motivasi, Hasil Belajar

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran koopertif tipe TSTS berbantuan peta konsep untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas VII G SMP Negeri 4 Malang pada materi potensi dan sebaran sumber daya alam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data yang dikumpulkan antara lain berasal dari: 1) hasil angket pelaksanaan pembelajaran oleh guru dan siswa, 2) hasil angket motivasi belajar siswa, 3) tes hasil belajar, 4) hasil wawancara, 5) catatan lapangan, 6) dokumentasi.

Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep pada materi potensi dan sebaran sumber daya alam yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Tahapan pembelajaran kooperatif two stay two stray yaitu 1) Persiapan, 2) Presentasi Guru, 3) Kegiatan Kelompok, 4) Formalisasi, 5) Evaluasi dan Penghargaan sedangkan tahapan peta konsep yaitu: 1) Memilih suatu bahan bacaan, 2) Menentukan konsep-konsep yang relevan, 3) Mengelompokkan (mengurutkan ) konsep-konsep dari yang paling inklusif ke yang paling tidak inklusif, 4) Menyusun konsep-konsep tersebut dalam suatu bagan, konsep-konsep yang paling inklusif diletakkan di bagian atas atau di pusat bagan tersebut.

Dari penelitian ini diperoleh keterlaksanan pembelajaran oleh guru pada siklus I  dengan kriteria "baik", keterlaksanan pembelajaran oleh guru pada siklus II dengan kriteria "sangat baik", dan  keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa pada siklus I  dengan kriteria "baik", keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa pada siklus II dengan kriteria "sangat baik", motivasi belajar siswa pada siklus I dengan kriteria "tinggi" dan  motivasi belajar siswa pada siklus II dengan kriteria "sangat tinggi". Hasil belajar siswa pada siklus I yang tuntas ada 21 orang dan hasil belajar siswa pada siklus II yang tuntas meningkat menjadi 29 orang siswa. Temuan dalam penelitian ini berbeda dengan penelitian lainnya karena dalam penelitian ini digunakannya pemandu dalam setiap kelompok dan memberikan buku pegangan atau panduan dalam pembuatan peta konsep.

Saran yang dapat disampaikan agar pembelajaran kooperatif tipe Two Stay two stary berbantuan peta konsep dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yaitu guru mata pelajaran sebaiknya menjadikan model pembelajaran ini sebagai salah satu alternatif dalam upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa di kelas. Selain itu, bagi peneliti lain agar dapat mengembangkan model pembelajaran ini sehingga lebih efektif dan efisien.