DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru dan Motivasi Kerja Guru dengan Profesionalisme Guru SD Negeri Se Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon

NUR CAHYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Cahyani, Nur. 2016. Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kecerdasan Emosional Guru dan Motivasi Kerja Guru dengan Profesionalisme Guru SD Negeri Se Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang.Pembimbing : (I) Prof.H.A.Sonhadji K.H. , M.A., Ph.D ; (II) Dr. H. ImronArifin, M.Pd

 

Kata kunci :gaya kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional guru, motivasi kerja guru, profesionalisme guru.

Profesi atau profesionalisme juga dapat kita artikan sebagai pandangan yang menganggap bidang pekerjaan sebagai suatu pengabdian melalui keahlian khusus yang diperoleh melaui pendidikan tertentu dan menganggap keahlian itu sebagai suatu yang harus diperbaharui dan dikembangkan secara kontinyu dengan memanfaatkan kemajuan-kemajuan yang ada. Guru dalam konteks pendidik dalam pencerdasan kehidupan bangsa, harus memiliki semangat profesionalisme dan kepribadian yang utuh. Kepribadian guru yang utuh dan berkualitas sangat penting, karena dari sini muncul tanggungjawab professional sekaligus menjadi inti kekuatan professional dan kesiapan untuk selalu mengembangkan diri. Seorang guru juga harus jeli melihat peluang untuk mengembangkan potensi anak didik, karena kejelian itu merupakan ciri kepribadian yang profesional.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran umum: (a) gaya kepemimpinan kepala sekolah, (b) kecerdasan emosional guru, (c) motivasi kerja guru dan (d) profesionalisme guru (2) mengetahui hubungan (a) gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kecerdasan emosional guru dengan motivasi kerja guru, (b) gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi kerja,  (c) kecerdasan emosional guru dengan motivasi kerja guru, (d) gaya kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional guru dan motivasi kerja guru dengan profesionalisme,(e)gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan profesionalisme guru,(f)kecerdasan emosional guru dengan profesionalisme guru, dan(g)motivasi kerja guru dengan profesionalisme guru SD Negeri se Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon.

Penelitian ini didasarkan pada model desain survey deskriptif yang bersifat korelasional, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Subyek yang dijadikan populasi adalah para guru SD Negeri Se Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon yang berjumlah 152 orang. Dari populasi tersebut kemudian ditentukan sampel sebanyak 80 orang dengan cara cluster proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis jalur.

Hasil analisis juga menunjukkan bahwa : (1)  Gaya kepemimpinan kepala sekolah termasuk dalam kategori tinggi dan berorientasi kepada hubungan manusia (2) Kecerdasan emosional guru termasuk dalam kategori tinggi (3) Motivasi kerja guru termasuk dalam kategori tinggi (4) Profesionalisme guru termasuk dalam kategori tinggi (5) Gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kecerdasan emosional guru secara simultan berhubungan signifikan terhadap motivasi kerja (6) Gaya kepemimpinan kepala sekolah berhubungan signifikan terhadap motivasi kerja guru  (7) Kecerdasan emosional guru berhubungan signifikan terhadap motivasi kerja guru (8) Gaya kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional guru dan motivasi kerja guru secara simultan berhubungan signifikan terhadap profesionalisme guru (9) Gaya kepemimpinan kepala sekolah tidak berhubungan signifikan terhadap profesionalisme guru (10) Kecerdasan emosional guru berhubungan signifikan terhadap profesionalisme guru (11) Motivasikerja guru berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru.

Berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian dikemukakan beberapa saran : (1) Pemerintah Kota Cilegon melalui dinas pendidikan dan sumberdaya manusia yang relevan dapat melakukan kegiatan penelitian mengenai hal-hal yang dapat memicu motivasi dan juga demotivasi PNS guru SD Negeri di kecamatan Purwakarta Kota Cilegon (secara sempit) ataupun keseluruhan PNS guru di Kota Cilegon (secara luas) dalam rangka untuk meningkatkan motivasi kerja mereka sehingga dimungkinkan dapat berkontribusi pada meningkatnya profesionalisme mereka (2) Bagi kepala sekolah, hasil penelitian ini hendaknya dijadikan bahan informasi yang berguna terkait dengan profesionalisme guru dengan menciptakan peran kepemimpinan kepala sekolah yang menyenangkan agar guru termotivasi dan berdampak pada meningkatnya profesionalisme yang dimilikinya (3) Bagi guru perlu diperhatikan hal-hal yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja guru dalam hal ini profesionalisme guru dan kepala sekolah harus dapat menentukan strategi yang efektif dan apabila terjadi penurunan kualitas profesionalisme guru dapat mengidentifikasi penyebabnya. (4) Bagi peneliti sebagai pertimbangan rujukan penelitian yang relevan dan supaya selanjutnya penelitian ini dapat dikembangkan lebih dalam lagi.