DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik pada Tema Tempat Tinggalku Kelas IV SDN Kedungkandang 2 Kota Malang.

DIAN SUKMAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Sukmawati, Dian. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik pada Tema Tempat Tinggalku Kelas IV SDN Kedungkandang 2 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suhartono, S.Pd., M.Pd, (II) Drs. M. Thoha A.R, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, modul pembelajaran, tematik

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SDN Kedungkandang 2 Kota Malang, diperoleh fakta bahwa pembelajarandi kelas masih konvensional yaitu masih berpusat pada guru (teacher centered). Pada saat pembelajaran, guru masih dominan menggunakan metode ceramah. Guru masih dominan berbicara dan siswa mendengarkan guru. Pembelajaran dikelas masih saja dilaksanakan dengan cara klasikal maupun belajar kelompok. Hal ini terlihat bahwa guru kurang mempertimbangkan aspek keunikan setiap siswa. Pembelajaran individual belum pernah diterapkan secara keseluruhan di kelas IV SDN Kedungkandang 2 Kota Malang. Padahal secara teoritis dan empiris pembelajaran individual telah terbukti mampu melayani dari sudut pandang konstruktivistik dalam pembelajaran, yaitu melayani keunikan dan keaktifan siswa. Selain itu, guru hanya terpaku pada buku guru dan buku siswa pada saat pembelajaran. Hal ini dirasa masih perlu penambahan karena buku guru dan buku siswa merupakan acuan minimal.Berdasarkan masalah tersebut peneliti terdorong untuk mengembangkan bahan ajaryang berupamodulpembelajarantematikpadatematempat tinggalku.Tujuan penelitian dan pengembangan yang ingin dicapai adalah untuk menghasilkan modul pada tema Tempat Tinggalku sebagai bahan ajar pembelajaran yang efektif dan efisien yang menjadi suplemen dalam kegiatan pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar. Modul yang disusun juga dapat dijadikan alternatif bahan ajar bagi siswa kelas IVsekolah dasar yang efektif, efisien, dan menarik.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model prosedural pengembangan modul pembelajaran yang ditulis Suhartono (1997 dalam Mumtahanah, 1999:23), dipadukan dengan model prosedural pengembangan bahan ajar berdasarkan kompetensi yang yang dikemukakan oleh Mbulu dan Suhartono (2004:84) (dalam Wardani, 2010:32), yaitu tahap perancangan yang terdiri dari analisis KI dan KD, merumuskan indikator, seleksi isi, menetapkan kegiatan belajar; tahap penulisan yang terdiri dari pembuatan sampul, penulisan isi, penulisan instrumen evaluasi formatif; dan tahap evaluasi formatif yang terdiri dari reviu konsultan ahli, revisi pertama, uji coba produk, revisi kedua.

Berdasarkan hasil reviu konsultan ahli isi pembelajaran, produk mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 90,27% dan hasil reviu konsultan ahli modul mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 96%. Berdasarkan uji coba modul di kelas IV SDN Kedungkandang 2 Kota Malang, modul mendapat kriteria sangat valid dengan persentase 86,36% dari guru kelas. Sehingga rata-rata persentase dari ahli isi pembelajaran, ahli modul, dan guru kelas IV yaitu 90,88% dengan kriteria sangat valid.

Revisi dilakukan berdasarkan saran dari ahli isi pembelajaran, ahli modul, dan guru kelas IV. Revisi tersebut diantaranya cover modul yang perlu dipertajam, terdapat kata-kata yang terlalu kompleks bagi siswa kelas IV sehingga perlu disederhanakan, agar lebih jelas/menarik warna perlu dipertimbangkan lagi (kontras), terdapat kesalahan penulisan kata “kemana” menjadi “dimana”, kesalahan penggunaan tanda baca, menambahkan keterangan agar kalimat lebih jelas, memberikan perintah untuk mengerjakan soal latihan.

Modul pembelajaran dikatakan efektif jika ada peningkatan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan modul. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil pre test dan post test siswa. Hasil persentase pre test siswa yaitu 53,61%, sedangkan hasil post test siswa 78,61%. Terjadi peningkatan sebesar 25%.