DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar IPS Kontekstual untuk Siswa Kelas IV SD Negeri Citapen 1 Kabupaten Bandung Barat

BUDI ABRIANSYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Abriansyah, Budi. 2016. Pengembangan Bahan Ajar IPS Kontekstual untuk Siswa Kelas IV SD Negeri Citapen 1 Kabupaten Bandung Barat. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D., Pembimbing (II) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan bahan ajar, IPS Kontekstual

Permasalahan penting dalam pembelajaran IPS di SD adalah dalam menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat. Karena, kualitas pembelajaran IPS tidak dapat tercapai dengan baik jika bahan ajar yang digunakan tidak berbasis kontekstual. Materi dalam bahan ajar IPS di SD harus sesuai dengan karakteristik siswanya yang berada dalam tahap perkembangan operasional konkret yang masih berpikir dari apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan. Oleh karena itu, dikembangkanlah bahan ajar IPS Kontekstual ini yang materinya sesuai dengan situasi dunia nyata sekitar siswa, sehingga siswa mudah memahami materi pembelajaran agar mencapai kompetensi yang diharapkan.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar IPS Kontekstual yang valid, menarik, praktis, dan efektif digunakan pada pembelajaran IPS di Kelas IV SD. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Thiagarajan, dkk., 1974). Model ini dipilih karena tahapannya sistematis dan sesuai untuk mengembangkan bahan ajar cetak. Model 4D ini terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif yang dikonversi ke dalam persen, kemudian hasilnya dicocokkan dengan kriteria kevalidan, kemenarikan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar IPS Kontekstual.

Hasil uji kevalidan produk dari penilaian ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 90,09% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Hasil uji kemenarikan produk dari angket respon siswa diperoleh skor rata-rata 95% yang menunjukkan kriteria sangat menarik. Hasil uji kepraktisan produk diperoleh dari hasil observasi kegiatan guru (92,1%), aktivitas belajar siswa (91,41%), dan dari angket respon guru (87,50%) dan respon siswa (92,25%) yang menunjukkan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan produk dilihat dari peningkatan hasil belajar pretest diperoleh skor rata-rata 66, menjadi 82 pada hasil belajar posttest. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar IPS Kontekstual untuk Kelas IV sekolah dasar ini telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, menarik, efektif, dan praktis menurut penilaian para ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru, dan siswa.

Bahan ajar IPS Kontekstual ini disarankan untuk dipelajari dan dimanfaatkan oleh semua siswa kelas IV SD yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat, karena materinya diorientasikan sesuai dengan karakteristik dan kondisi lingkungan wilayah tersebut. Sebagai tindak lanjut, dapat dikembangkan bahan ajar serupa dengan orientasi berbeda disesuaikan dengan perkembangan IPTEK, karakteristik siswa, dan keadaan lingkungan yang lebih mendunia.