DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Bugis-Makassar Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar

UNGA UTARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Utari, Unga, 2016. Pengembangan Buku Ajar Tematik Berbasis Kearifan LokalBugis-Makassar Pada Siswa Kelas III SD Tema Keperluan Sehari-hari. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. I NyomanSudanaDegeng, M.Pd., (2) Prof. Sa’dun Akbar, M.Pd.

 

 Kata Kunci:Buku Ajar, Pembelajaran Tematik, Kearifan Lokal

Pembelajaran tematik merupakan sebuah pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan materi dalam sebuah tema.Tema tersebut merupakan hal-hal yang dekat dengan kehidupan siswa.Pembelajaran tematik di sekolah dasar masih belum didukung dengan bahan ajar tematik yang berbasis kearifan lokal. Berdasarkan studi pendahuluan di tiga sekolah, ditemukan beberapa kendala, antara lain: (1) guru belum menggunakan buku tematik dalam melaksanakan pembelajaran tematik di kelas; (2) bahan ajar yang digunakan belum mengangkat kearifan lokal siswa belajar untuk lebih mengontekstualka pembelajaran tematik di kelas; (3) pembelajaran terkotak-kotak mengakibatkan siswa belum aktif dalampembelajaran tematik di kelas; (4)pembelajaran tematik lebih menekankan pada ranah kognitif saja sehingga ranah afektif dan psikomotorik belum maksimal pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan buku tematik guru dan buku siswa berbasis kearifan lokal Bugis-Makassar tema Keperluan sehari-hari yang memenuhi kriteria valid secara teoritik, memenuhi tingkat keterlaksanaan dan kemanfaatan yang tinggi serta efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditentukan.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.Penelitian in imenggunakan model yang diadaptasidari model pengembangan Dick & Carey yang meliputi: (1) analisis kebutuhan untuk menentukan tujuan umum pembelajaran;(2) melakukanan alisis pembelajaran dan keterampilan; (3) menganalisis siswa dan lingkungan; (4) merumuskan tujuank husus; (5) mengembangkan instrumen penilaian; (6) mengembangkan strategi pembelajaran; (7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran; (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif; dan (9) merevisi pengajaran.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa buku guru dan buku siswa yang dikembangkan mencapai kualifikasi sangat valid dengan persentase ketercapaian sebesar 94,25%, tingkat keterlaksanaan yang sangat baik dengan persentase sebesar87,5%, tingkat kemanfaatan yang tinggi dengan persentase kemanfaatan sebesar 86% dan efektif dengan persentase sebesar 92,5%. Temuan lain dalam pembelajaran tematik menggunakan produk yang dikembangkan siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran karena materi yang diitegrasikan ke dalam buku ajar merupakan kearifan lokal yang ada di daerah mereka sehingga  pembelajaran lebih bermakna dan kontekstual. Dari hasil ujicoba yang dilaksanakan, maka disarankan untuk menggunakanbuku guru dan buku siswa berbasis kearifan lokal Bugis-Makassar sebagai salah satu sumber belajar dalam pembelajaran tematik. Jika ingin digunakan di sekolah  lain, sebaiknya dilakukanan alisis karakteristik siswa dan konteks pembelajaran di sekolahtersebut.

 

ABSTRACT

 

Utari, Unga, 2016. Textbook Development Thematic Based Local Wisdom Bugis-Makassar Students of Class III SD Theme Everyday Needs. Thesis, Department of Basic Education, Graduate School, State University of Malang. Advisor (1) Prof. Dr I NyomanSudanaDegeng, M.Pd., (2) Prof. Sa'dun Akbar, M.Pd.

 

Keywords: Textbook, Thematic Learning, Local Wisdom

Thematic learning is a learning integrates multiple payloads material in a theme. The themes are the things close to student life. Thematic learning in primary schools is not yet supported by teaching materials based local wisdom. Based on preliminary studies in three schools, found several problems, among others: (1) the teacher has not been used in carrying out thematic books thematic learning in the classroom; (2) the teaching materials used have not raised local knowledge students learn to better contextualizing thematic learning in the classroom; (3) learning fragmented resulting in students not active in thematic learning in the classroom; (4) thematic learning more emphasis on the cognitive just so affective and psychomotor not maximized its implementation. The purpose of this research is to produce a book teacher and student books based on local wisdom Bugis-Makassar theme Purposes everyday that meet valid theoretically, meet the level of enforceability and effectiveness of high and effective in achieving the specified learning objectives.This research is a development.

This study uses a model adapted from Dick & Carey model of evelopment which include: (1) assess needs to identify goals; (2) conduct instructional analysis; (3) analysis learners and context; (4) write performance objectives; (5) development assessment performance; (6) develop instructional strategy; (7) develop and select instructional materials; (8) design and conduct formative evaluation; and (9) revise instruction.

Results of research and development indicates that a book teacher and student books developed very valid towards qualification with a percentage of 94.25% achievement rate of applying very well with the percentage of 87.5%, a high level of efficacy on the expediency percentage of 86% and effective with a percentage of 92.5%. Other findings in the thematic learning products developed using more student activism in the following study because the material be integrated into the textbook is the local knowledge available in their area so that learning more meaningful and contextual. From the results of experiments carried out, it is advisable to use a book teacher and student books based on local wisdom Bugis-Makassar as a source of learning in thematic learning. If you want to use in other schools, should do the analysis of student characteristics and learning in the school context.