DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Problem Creating Settng Peer Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Geometri SMA Kelas X .Tesis.

RATIH PUSPASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspasari, Ratih. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Problem Creating Settng Peer Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Geometri SMA Kelas X .Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Subanji, M.Si, (II) Dr. Sisworo, M.Si

 

Kata Kunci : Problem Creating, Peer Learning, Berpikir Kreatif, Geometri

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan Pengembangan model pembelajaran Problem Creating Setting Peer Learning yang valid, prakatis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development research). Penelitian ini menghasilkan menghasilkan Pengembangan model pembelajaran Problem Creating Setting Peer Learning dan perangkat pendukung. Adapun model pembelajaran yang dikembangkan telah didiskripsikan pada buku model, sedangkan perangkat pendukung model yang dikembangkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Lembar Kerja Siswa.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp dimulai tahap prelimenary investigation (penelitian awal), prototyping phase (fase pengembangan), assesment phase (fase penilaian). Aspek kualitas produk pengembangan berdasarkan kualitas produk dari Nieven yang terdiri dari 3 aspek yaitu valid, praktis, efektif. Subjek ujicoba penelitian terdiri atas siswa SMAN 1 Kedungwaru kelas X yang diambil 1 kelas sebagai kelas uji coba. Instrumen pada penelitian ini terdiri atas; (1) kevalidan: penilaian validator terhadap model pembelajaran, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS); (2) kepraktisan: lembar pengamatan keterlaksanaan model; (3) keefektifan: tes penguasaan bahan ajar, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan angket respon siswa.

Hasil validasi terhadap model pembelajaran yang dikembangkan dan perangkat pendukung yaitu: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) telah memenuhi kriteria valid. Hasil ujicoba lapangan 1 dan uji coba lapangan 2 menunjukkan model pembelajaran dan perangkat pendukung model pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis dan efektif. Tingkat kemampuan berpikir kreatif seluruh kelas adalah termasuk kategori kreatif. Hal ini berarti bahwa penelitian pengembangan yang dilakukan dikatakan berhasil sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.