DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Scaffolding Konseptual dalam Pembelajaran Group Investigation terhadap Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar Fisika Siswa SMA dengan Pengetahuan Awal Berbeda.

Rindu Rahmatiah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmatiah, R. 2016.  Pengaruh Scaffolding Konseptual dalam Pembelajaran Group Investigation terhadap Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar  Fisika  Siswa SMA dengan Pengetahuan Awal Berbeda. Tesis. Program Studi Pendidikan  Fisika,  Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyono Koes Handayanto, M. Pd., M. A., (II) Dr. Sentot Kusairi, S. Pd., M. Si.

 

Keywords:  scaffolding  konseptual,  group investigation, keterampilan proses sains, prestasi belajar, pengetahuan awal.

Kurangnya keterampilan proses sains, menurunnya prestasi belajar Fisika, serta perbedaan tingkat pengetahuan awal siswa menuntut strategi pembelajaran yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan dapat menjembatani pengetahuan awal siswa dengan pengetahuan baru. Scaffolding merupakan salah satu bentuk pendampingan kognitif yang berupaya meningkatkan belajar melalui interaksi sosial dengan melibatkan pemahaman dan kebutuhan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi scaffolding konseptual dalam pembelajaran Group Investigation terhadap keterampilan proses sains dan prestasi belajar Fisika siswa SMA dengan pengetahuan awal berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Mataram. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling dengan total 77 orang siswa. Kelompok eksperimen belajar menggunakan strategi scaffolding konseptual dalam pembelajaran Group Investigation, sedangkan kelompok kontrol belajar menggunakan pembelajaran Group Investigation. Siswa pada masing-masing kelompok dibagi menjadi dua kategori, yaitu siswa dengan tingkat pengetahuan awal tinggi dan siswa dengan tingkat pengetahuan awal rendah. Multivariat Analisis Varian (Manova) Dua Jalur digunakan sebagai teknik analisis data.

Hasil penelitian ini adalah: pertama, tidak terdapat perbedaan keterampilan proses sains namun terdapat perbedaan prestasi belajar Fisika antara siswa yang belajar menggunakan strategi scaffolding konseptual dalam pembelajaran Group Investigation dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran Group Investigation; kedua, terdapat perbedaan keterampilan proses sains dan prestasi belajar Fisika antara siswa dengan tingkat pengetahuan awal berbeda; dan ketiga, terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan pengetahuan awal siswa terhadap keterampilan proses sains siswa namun tidak terhadap prestasi belajar Fisika siswa. Saran yang dapat diberikan antara lain: pertama, guru disarankan memberikan perhatian yang lebih besar terutama saat siswa sedang berinteraksi dalam proses investigasi kelompok; kedua, perlu dilakukan wawancara lebih lanjut kepada siswa sebagai bahan analisis bentuk scaffolding konseptual yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa, terutama untuk siswa dengan tingkat pengetahuan awal rendah; dan ketiga, penyusunan LKS dan scaffolding konseptual hendaknya lebih disesuaikan lagi dengan ZPD siswa, baik secara individual maupun secara umum, agar siswa lebih termotivasi mengikuti pembelajaran sehingga diperoleh proses dan capaian hasil belajar yang lebih tinggi.

ABSTRACT

 

Rahmatiah, R. 2016.  The Effect of Conceptual  Scaffolding Strategy in Group Investigation Towards Science Process Skills and Physics Achievement of Senior High School Students with Different Prior Knowledge Levels. Thesis.  Physics Education  Program, Graduate of Malang University. Advisor: (I)  Dr. Supriyono Koes Handayanto, M.  Pd., M.  A., (II) Dr. Sentot Kusairi, S. Pd., M. Si.

 

Keywords: conceptual scaffolding, group investigation, science process skills, physics achievement, prior knowledge.

The lack of science process skills, the decline of physics achievement, and the difference of students prior knowledge level require the learning strategy that can create an active learning environment and can bridge the students prior knowledge with new knowledge. Scaffolding is one form of assistance that seeks to enhance cognitive learning through social interaction involving the understanding and learning needs. This  research  aims to  assess  the effect of conceptual  scaffolding strategy in Group Investigation towards science process skills and physics achievement of senior high school students with different prior knowledge levels. This research was quasi-experimental research with factorial 2x2  design. The population of this research was all grade XI  IPA  students of SMAN 2 Mataram. The sample of this research was determined by cluster random sampling with a total of 77 students. The experimental group learned lessons by conceptual  scaffolding strategy in Group Investigation while the control group learned lessons by Group Investigation. Students in each groups were divided into two categories  based on their prior knowledge  levels, these were students with higher prior knowledge and  students with lower prior knowledge. Two  Way Multivariate Analysis of Varian (Two Way Manova) was used as the data analysis technique. 

The result of this  research are: first, there is no  science process skills difference  while  there is  physics  achievement  difference between the students who  learn lessons by conceptual  scaffolding strategy in Group Investigation and the students who  learn lessons by Group Investigation; second,  there are science process skills and physics  achievement difference between the students with different  prior knowledge  levels; and third, there is  the  effect of interaction between  the  strategy  and  the  student’s  prior  knowledge  toward  science  process skills while there is no effect of interaction between the strategy and the student’s prior knowledge toward physics achievement. The advices can be given are: first, the teacher suggested  to give the  greater attention, especially when students are interacting in  group  investigation process; second, it is need to do further interviews to students as an analysis  for  better  scaffolding conceptual  form  that suit the needs of students, especially for students with lower prior knowledge; and third, LKS and conceptual scaffolding  form  should be more adjusted to  the students  ZPD, either individually or in general, so that students will be more motivated to learn in order to obtain the  better  learning  process and  the higher learning result.