DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Politeness and Power Relation in EFL Classroom Interactions

Sheila Agustina

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustina, Sheila. 2016.  Kesopanan dan Hubungan Kekuasaan pada Interaksi Kelas EFL. Tesis. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)  Prof. Drs. Bambang Yudi Cahyono,  M.Pd., M.A., Ph.D., (II)  Dr. Johannes A. Prayogo, M.Pd., M.Ed.

 

Kata kunci: kesopanan, kekuasaan, face-saving, face-threatening, ujaran

Guru tidak hanya berperan mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, dan mencerahkan siswa. Oleh karena itu, hubungan antara guru dan siswa sangat menentukan keberhasilan siswa dalam kelas. Melihat bagaimana keterampilan berkomunikasi memberikan kontribusi bagi kesuksesan seorang guru bahasa, penelitian ini dilaksanakan untukmengamati ujaran dosen dan mengetahui bagaimana kekuasaan dapat diamati melalui pilihan bahasa. Lebih spesifik, tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi bagaimana ujaran para dosen mengindikasikan face-threatening acts, (2) mengidentifikasi bagaimana ujaran para dosen mengindikasikanface-saving acts, (3) menentukan jeniskekuasaan dalam ujaran dosen, dan (4) mengamati persepsi mahasiswa terhadap ujaran para dosen.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mencapai tujuan di atas. Data penelitian ini adalah ujaran-ujaranenam dosen tepilih dari Jurusan Bahasa Inggris di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Dalam mengumpulkan data ini, peneliti menggunakan catatan lapangan dan rekaman video. Untuk mengamati persepsi mahasiswa, peneliti mendistribusikan kuesioner dengan 25 pertanyaan Skala Likert kepada sembilan puluh tujuh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradosen menunjukkan ujaran menyinggung dengan memberikan instruksi dalam bentuk tindak tutur langsung. Sebaliknya, para dosen menunjukkan ujaran tidak menyinggung dengan memberikan instruksi dalam bentuk tindak tutur tidak langsung dengan menyertakan beberapa ekspresi tertentu, modalitas, ekspresi apresiatif, nama siswa, dan penandakesopanan..Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa empat jenis kekuasaan dilakukan oleh dosen melalui ujaran-ujaran mereka. Menurut hasil kuesioner, mayoritas mahasiswa percaya bahwa ujaran-ujaran dosen mereka mempengaruhi suasana kelas, prestasi akademik, dan harga diri serta kepercayaan diri mereka. Para mahasiswa juga mengharapkan kata-kata yang lebih sopan dari dosen mereka. Dengan mengucapkanujaran-ujaran yang tidak langsung dan ekspresi sopan, mahasiswa merasa lebih nyaman dan dihargai. Selain itu, mahasiswa percaya bahwa dengan ujaran-ujaran yang sopan, dosen masih dapat mempertahankan kekuasaan mereka di dalam kelas dan membuat hubungan dosen dan mahasiswa menjadilebih positif.

Beberapa saran telah dirumuskan bagi para peneliti di masa depan, yaitu mencakup data yang lebih banyak dan beragam, mempertimbangkan ekspresi non-verbal seperti nada, mimik, dan gerak tubuh untuk melihat kaitannya dengan kesopanan, dan mendesain penelitian untuk berbagai bidang seperti kesopanan dalam iklan, media massa, atau politik