DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERCIRIKAN GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SEGI EMPAT UNTUK SISWA KELAS VII MTS LABBAIKA SAMARINDA

Ishmatul Maula

Abstrak


ABSTRAK

 

Maula, Ishmatul. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Matematika Bercirikan Guided Discovery Learning Pada Materi Segi Empat Untuk Siswa Kelas VII MTs Labbaika Samarinda. Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Subanji, M.Si, (II) Dr. Sudirman, M.Si

 

Kata kunci: Bahan ajar matematika, Guided discovery learning,Lks, Segi Empat.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berupa LKS (Lembar Kegiatan Siswa) bercirikan guided discovery learning yang valid, praktis dan efektifdigunakan dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat memahami materi segi empat dengan baik.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model pengembangan Plomp (2010). Model pengembangan ini meliputi tiga tahapan, yaitu: 1) Preliminary Research, 2) Prototyping Phase, dan 3) Assessment Phase. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2015 sampai dengan bulan Februari 2016. Penelitian ini melibatkan 3 validator yang terdiri dari 2 dosen pendidikan matematika dan 1 guru matematika dalam melaksanakan uji kevalidan bahan ajar yang dikembangkan. Dalam melakukan uji kepraktisan melibatkan 2 observer yang merupakan guru matematika di MTs Labbaika.Sedangkan dalam pelaksanaan uji keefektifan bahan ajar melibatkansiswa kelas VII A MTs Labbaika Samarinda sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, angket respon siswa dan tes penguasaan materi.

Hasil penelitianmenunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi aspekkevalidan dengan skor rata-rata 3,40.Hasil kepraktisan diperolehberdasarkan hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran selama uji coba menggunakanbahan ajar matematika yang dikembangkan. Berdasarkan hasil pengamatan observer, bahan ajar matematika yang dikembangkan ini berada pada tingkat kepraktisan tinggi dengan skor rata-rata aktivitas guru 3,92 dan skor rata-rata aktivitas siswa 3,88. Hasil penelitian juga menunjukkan bahan ajar matematika yang dikembangkan memenuhi aspek keefektifan. Hal tersebut diperoleh berdasarkan: 1) hasil analisis aktivitas siswa dan tes penguasaan materi, diperoleh 85,29% siswa mampu mencapai nilai KKM yang ditentukan, dan 2) respon siswa positif terhadap kegiatan pembelajaran menggunakan bahan ajar matematika bercirikan guided discovery learning dengan skor rata-rata respon kelas 3,35.