DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Outdoor Study Berbasis CTL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPS di Kelas IV SDN Tarigu Kabupaten Cianjur Jawa Barat

DARMAWAN

Abstrak


ABSTRAK

 

Darmawan. 2016. Penerapan Metode Outdoor Study Berbasis CTL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPS  di Kelas IV SDN Tarigu Kabupaten  Cianjur Jawa Barat. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wahjoedi, M.E., M.Pd, (II) Prof. Dr. Sumarmi, M. Pd.

 

Kata Kunci: metode outdoor study,CTL, berpikir kritis, hasil belajar

Berdasarkan hasil observasi terhadap pembelajaran IPS di kelas IV, bahwa dalam proses pembelajaran hanya dilakukan di dalam kelas saja, pembelajaran masih belum memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, metode yang digunakanpun masih metode ceramah yang lebih dominan. Oleh karena itu proses pembelajaran cenderung pasif karena siswa merasa awam,  sarat dengan hafalan, tidak terjadi suasana belajar yang kreatif, tidak adanya pengembangan berpikir, karena siswa cenderung hanya menerima materi dari guru saja. Berdasarkan hal itu, hasil belajar yang terdapat pada ulangan akhir semester tahun pelajaran 2014/2015 pada mata pelajaran IPS Kelas IV masih banyak yang mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Dari 29 siswa hanya 7 orang saja yang mencapai KKM dengan nilai rata-rata 76,55, sedangkan sisanya yaitu sebanyak 22 orang siswa belum mencapai KKM dengan nilai rata-rata 73,50.

Mengacu pada penjelasan di atas, ada satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian, yaitu yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Salah satu solusi untuk menangani permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan metode outdoor study berbasis CTL agar terjadi suasana belajar yang kreatif, adanya pengembangan berpikir dan lebih aktif dalam proses pemeblajaran, sehingga hasil belajar akan meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah  siswa Kelas IV SDN Tarigu Kecamatan Cipananas Kabupaten Cianjur yang berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan peneliti yaitu berupa lembar observasi, dokumentasi, tes kemampuan berpikir kritis, tes hasil belajar kognitif, keterlaksanaan pembelajaran oleh guru, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Prosedur penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini ada dua tahapan kegiatan yaitu tahap pra penelitian dan tahap pelaksanaan penelitian. Rancangan pada tahap penelitian meliputi; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.

Hasil penelitian menujukkan; 1) kemampuan berpikir kritis yang meliputi hasil dan proses. Berdasarkan hasil analisis terhadap jawaban tes kemampuan berpikir kritis  pada siklus 1 menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,0 dengan kategori tinggi, dan pada siklus II meningkat menjadi 3,9 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis terhadap instrumen pengamatan pada siklus I diperoleh skor rata-rata skor 70,34 (kategori baik), pada siklus II  meningkat nenjadi  dengan rata-rata skor 78,77 dengan kategori baik. 2) Analisis data mengenai rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 78,24, dan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 83,63. 3) rata-rata keterlaksanaan pembelajaran oleh guru pada siklus I mencapai 80%, pada siklus II imeningkat hingga rata-rata prosentase mencapai 89,75%, dan tingkat kriteria keberhasilan mencapai hasil sangat baik. 4) Respon siswa terhadap penerapan metode outdoor study berbasis CTL menunjukkan bahwa pada siklus I sebanyak 61,03% siswa menjawab sangat setuji, 33,44% siswa menjawab setuju, 4,13% siswa menjawab kurang setuju, dan 1,37% siswa menjawab tidak setuju. Pada siklus II sebanyak 87,93% siswa menjawab sangat setuji, 11,37% siswa menjawab setuju, 0,70% siswa menjawab kurang setuju, dan 0% siswa menjawab tidak setuju.

Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode outdoor study berbasis CTL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Menjadikan siswa lebih bersemangat dalam belajar, membuat daya pikir siswa lebih berkembang, dan dapat memahami materi pembelajaran dengan baik sehingga hasil belajar meningkat. Mengingat pada penelitian ini masih terdapat kekurangan-kekurangan, diantaranya belum bisa menuntaskan hasil belajar siswa secara keseluruhan, maka saran bagi peneliti selanjutnya supaya mengkombinasikan penggunaan berbagai metode dengan model pembelajaran lain yang relevan, yang sekiranya mampu menuntaskan meningkatkan hasil belajar secara optimal.