DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Metode Pembiasaan sebagai Wahana Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Santri Studi Kasus di Pondok Modern Al-Rifa’ie Gondanglegi Malang

LULUK ZAHROTUL MAULUDIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Mauludiyah, Luluk Zahrotul. 2016. Metode Pembiasaan sebagai Wahana Pembelajaran    Bahasa Inggris bagi Santri Studi Kasus di Pondok Modern Al-Rifa’ie Gondanglegi Malang. Disertasi. Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Promotor Prof. Dr. Punadji Setyosari, M.Pd, M.Ed, Ko-Promotor (I) Prof. Utami Widiati, M.A. Ph.D, Ko-Promotor (II) Dr. Sulton, M.Pd

 

Kata Kunci : Metode Pembiasaan, Pembelajaran bahasa Inggris

Pesantren dipercaya sebagai lembaga pendidikan tertua dan terbukti berhasil mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas serta memiliki bekal keimanan dan ketaqwaan serta kajian keilmuan yang mendalam khususnya keilmuan agama. Untuk itu perlu pembaharuan yang dilakukan oleh pondok pesantren sesuai dengan tuntutan zaman tanpa harus  mengeliminasi atau  menghilangkan tujuan sebenarnya dalam pembinaan agama di pondok pesantren. Pondok Modern Al-Rifa’ie adalah salah satu Pondok pesantren yang melakukan pembaharuan dengan menerapkan metode pembiasaan pembelajaran bahasa Inggris karena dirasa bahasa Inggris sudah menjadi tuntutan untuk saat ini.

Tujuan penelitian ini adalah : (1) mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan dalam pembelajaran berbahasa Inggris bagi santri di Pondok Modern Al-Rifa’ie Gondanglegi Malang (2) Menjelaskan hasil akhir dari proses pembiasaan dalam pembelajaran berbahasa Inggris bagi santri di Pondok Modern Al-Rifa’ie Gondanglegi Malang

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus. Peneliti bertindak sebagai instrument utama atau alat pengumpul data bersama orang lain. Instrumen pengumpulan data penelitian melalui panduan wawancara, lembar observasi, kuisioner catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data  dengan mencatat informasi yang di hasilkan, mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, mensintensiskan, membuat ikhtisar, dan membuat indeksnya, membuat suatu ringkasan agar kategori data itu mempunyai makna, lalu mencari dan menemukan pola dan hubungan-hubungan, dan membuat temuan-temuan umum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembiasaan yang diterapkan  di Pondok Modern Al-Rifa’ie terdiri dari : (1) muhadatsah atau conversation, (2) bi’ah, (3) idhof, (4)ekstrakurikuler,dan(5) bilingual area. Kelima metode tersebut didukung oleh organisasi bahasa yaitu Language Community yang mengontrol setiap kegiatan. Punishment dan reward digunakan sebagai konsekuensi dalam setiap kegiatan. Hasil dari metode pembiasaan pembelajaran bahasa Inggris memperoleh temuan yaitu : menang dalam setiap olympiade nasional yaitu juara 3 dan harapan, siswa mampu menjadi pengisi acara dengan menggunakan bahasa Inggris, nilai rata-rata siswa minimal 75 untuk pidato bergilir dalam acara muhadoroh, nilai rata-rata siswa minimal 75 untuk kegiatan kreasi bahasa Inggris yang terdiri dari menyanyi dan drama. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah : (1) penting kiranya dilakukan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif tentang pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan Pondok Pesantren, (2) memperkaya pengembangan model anatomi khasanah teoritik metodologi pembelajaran bahasa Inggris , (3) disarankan untukmetode yang sudah diterapkan untuk dibandingkan kembali aspek keefektifannya sebelum diimplementasikan dengan pendekatan bahasa pembelajaran-strategi belajar langsung dan termonitor agar diperoleh perbandingan yang lebih akurat supaya pembelajaran lebih berhasil. Dan yang terakhir berdasarkan temuan ini, kerangka model pembelajaran dengan metode pembiasaan akan memperkaya pengembangan model anatomi khasanah teoritik metodologi pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.