DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD Dengan Demonstrasi Untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar Geografi Siswa Kelas XII IPS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2015/2016 Di SMA Islam Baiturrohmah Malang

SUNIMBAR

Abstrak


ABSTRAK

 

Sunimbar. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD dengan DemonstrasiUntuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar Geografi Siswa Kelas XII-IPSdi SMAIslam Baiturrohmah Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budijanto,M.Sos (II) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd.

 

Kata kunci:Ketuntasan belajar siswa, pembelajaran kooperatif STAD, Demonstrasi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari guru Geografi di SMA Islam Baiturrohmah Malang, diperoleh rata-rata nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa kelas XI-IPS hanya 67,3 pada tahun pelajaran 2014/2015 semester genap. Data yang kedua hanya 36% dari 22 siswa yang mencapai ketuntasan klasikal,pembelajaran geografi di nyatakan tuntas jika seluruh siswa baik secara individual maupun klasikal (85%) seluruh siswa telah memperoleh nilai 75. Tujuan  dari penelitian  ini yaitu meningkatkan ketuntasan belajar geografi siswa kelas XII-IPS di SMA Islam Baiturrohmah Malang pada tahun pelajaran 2015/2016 semester ganjil, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif STAD dengan demonstrasi. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini ialah pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), yang sangat menekankan pada proses pembelajaran. Subjek penelitian seluruh siswa kelas XII-IPSyang berjumlah 19 orang dari yang sebelumnya 22 orang.

Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I terdapat 3 orang siswa yang mencapai ketuntasan individual dan ketuntasan klasikalnya 15%. Siklus kedua terjadi peningkatan terdapat 16 siswa yang mencapai ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal85%. Pembelajaran kooperatif STAD dengan demonstrasi dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa. Saran yang dapat disampaikan adalah: 1) ketika guru menerapkan suatu model pembelajaran baru guru perlu menjelaskan sintaknya dengan jelas. 2) sebelum memulai pembelajaran guru perlu mengecek kesiapan siswa. 3) siswa perlu di berikan motivasi untuk rajin masuk sekolah.