DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

penerapan problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Toboali

ISWANTO

Abstrak


ABSTRAK

 

Iswanto. 2016. Penerapan Problem Based learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Toboali. Tesis. Pasca Sarjana Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Cholis Sa’dijah, M.Pd, M.A, (II) Dr. Abadyo, M.Si.

 

Kata kunci: Problem based learning, Pemecahan masalah

Berdasarkan studi pendahuluan, diperoleh data bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Toboali perlu ditingkatkan. Salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan melalui pembelajaran Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pembelajaran Problem Based Learning.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini memiliki  tahapan-tahapan  sebagai berikut yaitu perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek   penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Toboali. Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi guru dan siswa untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran Problem Based Learning  serta hasil tes  untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

Pembelajaran dengan Problem Based Learning terdiri dari lima tahapan, yaitu: (1)mengarahkan siswa pada masalah, (2)mengorganisasi siswa untuk belajar, (3)membantu penyelidikan individu dan kelompok, (4)mengembangkan dan menyajikan hasil karya, (5)menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Kriteria keberhasilan tindakan penelitian ini adalah hasil observasi aktivitas siswa dan guru minimal berada pada kategori baik. Selain itu,   hasil tes akhir siklus   secara klasikal minimal 75% siswa memperoleh skor lebih dari atau sama dengan 75. Skor kemampuan pemecahan masalah siswa  pada akhir siklus I sebesar 60,71% menujukkan belum memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, oleh karena itu dilanjutkan ke siklus 2. Sedangkan pada akhir siklus 2 skor kemampuan pemecahan masalah siswa secara klasikal 82,14% menunjukkan sudah memenuhi kriteria keberhasilan.

Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Toboali sehingga Problem Based Learning ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran matematika.