DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode Pembelajaran Outdoor Study terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Geografi SMA

Andri Estining Sejati

Abstrak


ABSTRAK

 

Sejati, Andri Estining. 2016. Pengaruh Metode Pembelajaran Outdoor Study terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Geografi SMA. Tesis. Program Studi S2 Pendidikan Geografi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. (II) Dr. I Nyoman Ruja, SU.

 

Kata kunci: outdoor study, karya ilmiah

Kemampuan menulis karya ilmiah perlu dikembangkan oleh siswa. Siswa yang memiliki kemampuan menulis karya ilmiah tinggi bermanfaat sebagai referensi mengerjakan tugas dan prestasi tambahan dalam memasuki SNMPTN. Outdoor Study merupakan salah satu metode pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah siswa. Salah satu bentuk outdoor study yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan (observasi) dan wawancara lapangan untuk mengambil data pelestarian serta kerusakan lingkungan bukit karst.

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh metode  pembelajaran outdoor study (pengamatan dan wawancara lapang) terhadap kemampuan menulis karya ilmiah geografi SMA. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa pedoman penilaian yang bersumber dari pedoman penulisan karya ilmiah SMA/MA lustrum XII UM tahun 2014 dan pedoman PKM tahun 2014 yang dimodifikasi. Teknik penilaiannya menggunakan skor rubrik. Data yang diperoleh berupa skor karya ilmiah awal dan akhir. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,000 (< 0,05). Hal itu berarti ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran outdoor study (pengamatan dan wawancara lapang) terhadap kemampuan menulis karya ilmiah geografi SMA. Kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Bagian menulis karya ilmiah meliputi kemampuan: umum, judul, pendahuluan, kajian pustaka, metode, hasil dan pembahasan, penutup, serta daftar pustaka. Empat bagian yang mengalami peningkatan terbesar kemampuan siswa kelas eksperimen, yaitu: pendahuluan, kajian pustaka, metode, serta hasil dan pembahasan. Bagian-bagian tersebut mengalami peningkatan akibat menggunakan metode outdoor study yang di dalamnya terdapat kegiatan pengamatan (observasi) dan wawancara. Kegiatan tersebut membuat siswa mendapatkan fakta dan data yang dikomunikasikan dalam bagian pendahuluan, kajian pustaka, serta hasil dan pembahasan. Bagian metode mengalami kenaikan kedua karena siswa mempraktekkan apa yang didesain.

Saran yang dapat disampaikan terkait dengan penelitian ini ada dua. Pertama, bagi guru apabila menggunakan metode outdoor study sebagai alternatif untuk melatih kemampuan menulis karya ilmiah siswa disarankan menyiapkan pedoman wawancara yang dikembangkan berdasarkan permasalahan di lokasi yang akan dikunjungi sebagai mengontrol aktivitas siswa saat di lapangan. Kedua, apabila guru menggunakan metode ini disarankan membagi siswa menjadi kelompok kecil (tiga sampai empat anggota) untuk mempermudah pengawasan.