DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Self-discipline Dengan Fasilitasi Scaffolding Siswa SMA

Susilowati .

Abstrak


ABSTRAK

 

Susilowati, 2015. Pengembangan Panduan Pelatihan Self-discipline  Dengan Fasilitasi Scaffolding Siswa SMA. Disertasi, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Prof. Dr. I Nyoman S. Degeng, M. Pd., (II) Dr. Dany M. Handarini, M. A., (III) Dr. M. Ramli, M. A.

 

Kata kunci: panduan pelatihan, self-discipline, belajar,  scaffolding, dan siswa SMA.

Masalah rendahnya disiplindiri dalam belajar siswa SMA perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara tepat, terutama dari guru dan konselor. Menurut konselor (hasil need assessment) disiplin diri dalam belajar sangat penting dan dibutuhkan oleh siswa, namun konselor belummemiliki dan menggunakan panduanuntuk melatihdisiplin dirisiswa.

Makadariitu peneliti perlu mengembangkan Panduan Pelatihan Self-discipline, untuk digunakan konselor membantu mengatasimasalah disiplindirisiswa dalam belajar. Tujuan penelitian danpengembangan adalah menghasilkan panduan pelatihan disiplindiri (self-discipline) dengan fasilitasiscaffolding bagisiswa SMA, yang memenuhi keberterimaan berdasarkan 4indikator yaitu: kegunaan (utility), ketepatan (accuracy), kelayakan (feasibility), dankemenarikanproduk.

Prosedur penelitiandan pengembangan adaptasi dari model penelitiandan pengembangan Borg and Gall (2003).Prosedurhanyasampai 7 langkahyaitu (1) penelitian pendahuluan danmengumpulkan informasi, (2) melakukan perencanaan, (3) pengembangan produkawal, (4) ujicoba produkawal, (5) melakukan revisiproduk utama, (6) ujicoba produkutama, dan (7) revisi produk operasional. Panduan Pelatihan disiplindiri menggunakan strategiscaffolding, yaituberupabacaanpenuntunbagisiswa.

Hasil penelitiandan pengembanganinia dalah Panduan Pelatihan Self-discipline dalam belajar bagisiswa SMA yang terdiri dari 3 bukuyaitu (1)Buku Materi Pelatihan, (2) Buku Panduan Konselor,dan (3)Buku Panduan Siswa, yang memenuhi keberterimaan berdasarkan 4 indikator yaitu (a) Kegunaan (Utility), (b) Ketepatan (Accuracy), (c) Kelayakan (Feasibility), dan (d) Kemenarikan.

Saran-saran (1) Pemanfaatan: panduan pelatihan self-discipline dapat dimanfaatkan olehkonselor SMA di wilayahKota Malang dalam upaya membantu siswa mengatasimasalah disiplindiridalambelajar, (2) Diseminasi: panduan pelatihan self-discipline, sebelum disebarluaskan penggunaannya hendaknya dilakukan ujicobaproduk di lapangan yang lebihluas dengan jumlah siswa lebih banyak,(3) Untuk pengembangan produklebih lanjut: kepada peneliti lain agar dapat membandingkan keefektifanstrategi Scaffolding denganstrategi lainuntuk meningkatkan disiplindirisiswa SMA. Disampingitu penelitians elanjutnyahendaknya mengujicobakan padasiswa SMP atau Sddengan materi bimbingan yang relevan.