DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perilaku Seksual Remaja Laki-laki Autis (Studi Kasus pada Yayasan Arief Widi Ayu Bandung)

AISHA NADYA

Abstrak


Abstrak

 

Nadya, Aisha. 2015. Perilaku Seksual Remaja Laki-laki Autis (Studi Kasus pada Yayasan Arief Widi Ayu Bandung). Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. (II)Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si.,M. Ed.

 

Kata kunci: perilaku seksual, remaja, autis.

 

Sekolah sebagai tempat pendidikan formal bagi peserta didik remaja autis bertugas  membantu mencapai kemandirian sesuai dengan usianya. Konselor sebagai pelaksana  pendidikan dalam membantu  peserta didik seyogyanya memahami konsep inklusi  untuk melayani  anak  berkebutuhan khusus terutama perilaku seksualnya. Layanan bimbingan dan konseling diberikan kepada semua tanpa ada perkecualian baik usia, jenis kelamin, status sosial-ekonomi,  agama, warna kulit, maupun suku. Artinya, bimbingan konseling diberikan kepada semua individu (guidance for all). Fokus penelitian adalah 1) Bagaimana deskripsi perilaku seksual remaja laki-laki autis, 2) Bagaimana bentuk perilaku seksual remaja laki-laki autis, dan 3) Apa saja faktor penyebab munculnya perilaku seksual pada remaja laki-laki autis.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, jenis penelitian studi kasus. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi tidak terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 2 remaja laki-laki autis sebagai sumber primer, 2 orang guru sekaligus terapis, 2 orangtua sebagai sumber sekunder. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik ,metode validasi menggunakan triangulasi.

Hasil penelitian menunjukkan perilaku seksual yang muncul pada remaja lakilaki autis yaitu : a) mengalami ketertarikan pada lawan jenis, b) memegang tangan lawan jenis, c) memeluk lawan jenis, dan d) melakukan masturbasi di tempat umum. Faktor munculnya perilaku seksual terjadi karena adanya factor internal dan eksternal.