DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Konseling Rational Emotive Behavior (REB) Untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi Ujian Siswa SMPN 150 JAKARTA

RAHMIWATI . MARSINUN

Abstrak


Abstrak

 

Marsinun, Rahmiwati. 2015. Keefektifan Konseling Rational Emotive Behavior  (REB) Untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi Ujian Siswa SMP. Disertasi,  Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana Universitas Negeri  Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Marthen Pali, M.Psi.,  (II) Dr. M. Ramli, M.A., (III) Dr. H. Triyono, M.Pd.

 

Kata kunci: konseling kelompok, rational emotive behavior (REB), kecemasan menghadapi ujian , siswa SMP,.

 

Kecemasan menghadapi ujian merupakan salah satu masalah yang dialami banyak siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kecemasan seperti pisau bermata dua, di satu sisi memacu diri lebih giat belajar, sedangkan di sisi lain kecemasan dapat  mengganggu kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok Rational Emotive Behavior (REB)   untuk mengurangi kecemasan menghadapi ujian siswa SMPN 150 Jakarta.

Rancangan penelitian ini qausi eksperimen dengan rancangan pre-test & post-test control group design. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 150 Jakarta yang memiliki skor SKMU tinggi berjumlah 16 orang, kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama disebut kelompok eksperimen,  terdiri atas delapan orang siswa diberikan konseling kelompok REB. Sedangkan kelompok kedua merupakan kelompok kontrol, yang terdiri dari  delapan orang siswa diberikan konseling kelompok  biasa digunakan guru BK. Data dikumpulkan dengan instrumen Skala Kecemasan Menghadapi Ujian (SKMU) yang dikembangkan peneliti, yang telah diuji dengan validitas konstruk diperoleh  KMO > 0,5, dan loading factor  >0,4. Dari 48 item terpakai reliabilitas masing-masing konstruk berkisar  0,615 - 0,852.  Data dianalisis dengan two independent Sample Test Mann Whitney U.

Hasil penelitian menunjukan bahwa Konseling REB efektif mengurangi  kecemasan menghadapi ujian siswa SMPN 150. Terdapat perbedaan pengurangan kecemasan siswa yang diberi konseling kelompok REB dengan siswa yang diberi konseling kelompok biasa (as usual counseling). Perlakuan konseling REB efektif mengurangi  kecemasan pada aspek fisik dan motivasi.

Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran agar guru BK di SMP meningkatkan kemampuan menyelenggarakan konseling kelompok REB untuk mengurangi kecemasan siswa menghadapi ujian. Peneliti lain yang berminat dengan konseling REB, disarankan menerapkan konseling kelompok dengan REB dengan durasi waktu yang lebih lama. Peneliti selanjutnya juga dapat mengambil pendekatan konseling selain REB dengan memperluas cakupan jenjang sekolah berikutnya, seperti SMA, SMK bahkan SD.