DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Peningkatan Kesadaran Emosi Dengan Model Experiential Learning Bagi Siswa SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo

ZAINI . GUNAWAN

Abstrak


Abstrak

 

Gunawan, Zaini. 2015. Pengembangan Panduan Pelatihan Peningkatan Kesadaran Emosi Dengan Model Experiential Learning Bagi Siswa SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (I) Dr. H. Triyono, M.Pd., (II) Dr. H. M. Ramli, MA.

 

 Kata Kunci: experiential learning, kesadaran emosi

 

Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan panduan bimbingan dengan teknik experiential learning untuk meningkatkan kesadaran emosi siswa SMK Nurul Jadid yang memenuhi kriteria akseptabilias (ketepatan, kegunaan, dan kesesuaian). Untuk mencapai tujuan itu, digunakan desain penelitian pengembangan dengan prosedur-prosedur yang diadaptasi dari Borg & Gall. Desain dimaksud terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap persiapan, meliputi asesmen kebutuhan, studi literatur, menentukan tujuan pengembangan dan menyiapkan bahan yang diperlukan; (2) tahap pelaksanaan, meliputi penyusunan draf produk; dan (3) tahap uji coba, meliputi uji ahli, ujicoba perorangan (konselor) dan uji lapangan terbatas. Uji ahli dilakukan oleh seorang ahli bimbingan dan konseling serta seorang ahli media. Uji coba perorangan dilakukan oleh dua konselor SMK Nurul Jadid. Adapun uji lapangan terbatas dilakukan pada enam siswa kelas XI SMK Nurul Jadid. Dalam pengujian itu, para penguji diminta untuk mengisi skala penilaian modul yang mengevaluasi aspek ketepatan (accuracy), kegunaan (utility), dan kesesuaian. Selain itu, para penguji juga diminta untuk memberikan komentar dan evaluasi deskriptif terhadap modul. Berdasarkan dua cara pengujian ini, data yang diperoleh dari pengujian-pengujian tersebut berbentuk kuantitatif  dan kualitatif. Data kuantitatif kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif berupa rata-rata, sedangkan data kualitatif  berupa komentar dan evaluasi deskriptif digunakan untuk melakukan revisi terhadap modul.

Secara umum, hasil pengujian oleh para penguji menunjukkan bahwa modul memenuhi kriteria akseptabilias (ketepatan, kegunaan, dan kesesuaian). Pada aspek ketepatan, para Ahli menilai bahwa modul berada pada kategori tepat. Pada aspek kegunaan, para Ahli menilai bahwa modul berada pada kategori sangat berguna. Pada aspek kesesuaian, para Ahli menilai bahwa modul berada pada kategori sangat sesuai. Adapun penilaian oleh dua konselor calon pengguna produk, pada aspek ketepatan, para konselor menilai bahwa modul berada pada kategori sangat tepat. Pada aspek kegunaan, para konselor menilai bahwa modul berada pada kategori sangat berguna. Pada aspek kesesuaian, para konselor menilai bahwa modul berada pada kategori sangat sesuai. Penilaian oleh siswa calon pengguna produk, pada aspek ketepatan, para siswa menilai bahwa modul berada pada kategori sangat tepat.

Berdasarkan hasil penelitian di atas, diajukan saran-saran sebagai berikut. Kepada para konselor SMK Nurul Jadid, disarankan untuk menggunakan modul ini sebagai panduan dalam meningkatkan kesadaran emosi siswa. Kepada peneliti lain yang berminat untuk meneliti topik sejenis, disarankan agar mengkaji lebih dalam aspek-aspek yang belum terjangkau dalam penelitian ini sehingga hasil penelitian yang diperoleh menjadi lebih baik dan sempurna.