DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kemampuan Mengontrol Diri, Kemampuan Mengatasi Kecemasan, Keterampilan Manajemen Waktu, Keterampilan Pemecahan Masalah terhadap Prestasi Akademik Siswa SMAN Kota Malang Pola Lima.

Wikan Galuh Widyarto

Abstrak


ABSTRAK

 

Widyarto, Wikan Galuh. 2015. Hubungan Kemampuan Mengontrol Diri, Kemampuan Mengatasi Kecemasan, Keterampilan Manajemen Waktu, Keterampilan Pemecahan Masalah terhadap Prestasi Akademik Siswa SMAN Kota Malang Pola Lima. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Dany M. Handarini, M.A., (II) Dr. Carolina Ligya Radjah, M. Kes.

 

Kata Kunci: kemampuan mengontrol diri, kemampuan mengatasi kecemasan, keterampilan manajemen waktu, keterampilan pemecahan masalah, prestasi akademik, siswa SMAN pola 5.

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara potensi yang dimiliki siswa dengan prestasi akademik yang dicapai. Pencapaian prestasi akademik dipengaruhi oleh faktor kognitif dan faktor non-kognitif. Faktor kognitif yang dimaksud adalah kemampuan mengontrol diri, dan kemampuan mengatasi kecemasan, serta faktor non-kognitif yang mencakup keterampilan manajemen waktu, dan keterampilan pemecahan masalah. Konselor sekolah perlu memperhatikan faktor kognitif dan faktor non-kognitif dalam membantu meningkatkan prestasi akademik siswa secara optimal dengan menyusun program bimbingan dan konseling berdasarkan hasil penelitian.

Permasalahan yang diteliti adalah (1) bagaimana hubungan faktor kognitif yang mencakup kemampuan mengontrol diri, dan kemampuan mengatasi kecemasan, serta faktor non-kognitif yang mencakup keterampilan manajemen waktu, dan keterampilan pemecahan masalah terhadap prestasi akademik siswa? (2) bagaimana hubungan antar konstruk (kemampuan mengontrol diri, keterampilan manajemen waktu, keterampilan pemecahan masalah, kemampuan mengatasi kecemasan, dan prestasi akademik)?

Penelitian ini termasuk dalam penelitian korelasional dengan rancangan non-eksperimen. Pengumpulan data kemampuan mengontrol diri, keterampilan manajemen waktu, keterampilan pemecahan masalah, kemampuan mengatasi kecemasan dilakukan dengan menggunakan instrumen inventori. Nilai alpha Croncbach untuk kemampuan mengontrol diri sebesar (0,897), kemampuan mengatasi kecemasan sebesar (0,797), keterampilan pemecahan masalah (0,741), keterampilan manajemen waktu sebesar (0,801), berarti semua instrumen inventori reliabel karena nila alpha Croncbach yang dimiliki > 0,60. Data prestasi akademik diperoleh dari dokumen sekolah. Sampel penelitian sebesar 224 siswa yang merupakan siswa pola 5 kelas X di kurikulum 2013, diambil dengan teknik multistage random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dengan menggunakan program IBM SPSS versi 20.

Temuan dari penelitian adalah (1) Kemampuan mengontrol diri, keterampilan manajemen waktu, kemampuan mengatasi kecemasan memiliki hubungan positif yang signifikan dengan prestasi akademik siswa; (2) Kemampuan mengontrol diri memiliki hubungan positif yang signifikan dengan keterampilan manajemen waktu, kemampuan mengatasi kecemasan, pemecahan masalah berorientasi positif, gaya pemecahan masalah rasional, dan hubungan negatif terhadap gaya pemecahan masalah menghindar; (3) Keterampilan manajemen waktu memiliki hubungan positif yang signifikan dengan gaya pemecahan masalah rasional; (4) Pemecahan masalah berorientasi positif, dan gaya pemecahan masalah rasional memiliki hubungan positif yang signifikan dengan prestasi akademik; (5) Gaya pemecahan masalah rasional memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kemampuan mengatasi kecemasan.

Berdasar pada temuan disarankan kepada (1) penentu  kebijakan untuk meningkatkan kegiatan supervisi terhadap pelaksanaan pembelajaran oleh guru dan layanan bimbingan dan konseling oleh konselor, (2) konselor untuk mengintensifkan program layanan bimbingan dan konseling yang bersifat pengembangan faktor kognitif dan non kognitif terhadap prestasi akademik siswa berbasis hasil penelitian sebagai wujud usaha meningkatkan prestasi akademik siswa, khususnya faktor kognitif yakni kemampuan mengontrol diri, kemampuan mengatasi kecemasan, serta faktor non-kognitif yakni keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan manajemen waktu, (3) guru untuk menyelenggarakan pembelajaran berorientasi pada instructional effect dan nurturent effect/pembelajaran yang mendidik, dan (4) peneliti selanjutnya untuk meneliti faktor kognitif dan non-kognitif yang lain dan meneliti tentang intervensi yang efektif untuk mengembangkan faktor kognitif dan non-kognitif terkait dengan upaya meningkatkan prestasi akademik siswa.