DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua,

Linda Yuni Setiyowati

Abstrak


ABSTRAK

 

Setiyowati, Linda Yuni. 2015. Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua, Persepsi Bidang Pemasaran, dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa SMK Negeri 1 Lumajang Tahun Pelajaran 2014 – 2015. Tesis, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Wahjoedi, M.E. M.Pd (II) Dr. Agung Haryono, M.P.Ak.

 

Kata Kunci: status sosial ekonomi, persepsi bidang pemasaran, motivasi belajar, prestasi belajar

 

Latar belakang penelitian ini bersumber dari adanya persepsi masyarakat tentang kompetensi pemasaran. Masyarakat mempunyai persepsi bahwa kompetensi pemasaran hanya bisa menjadi pelayan toko atau pramuniaga dengan gaji yang rendah, materi yang diberikan kurang menarik, sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, dan merupakan tempat bagi siswa yang sudah tidak diterima di kompetensi keahlian yang lain sehingga menjadi tempat berkumpulnya anak-anak nakal dengan memiliki tingkat intelegensi rendah. Persepsi yang negatif atau positif tentunya akan berpengaruh pada keberhasilan belajar siswa. Bagi siswa yang terpaksa masuk di kompetensi pemasaran juga akan mempengaruhi motivasi belajarnya karena motivasi belajar juga memegang peranan penting terhadap keberhasilan belajar siswa.

Siswa kompetensi pemasaran juga berasal dari status sosial ekonomi menengah ke bawah. Pekerjaan orang tua siswa rata-rata sebagai buruh, buruh tani, tukang becak, pedagang/wiraswasta dengan modal terbatas, karyawan swasta, dan sopir yang pendapatannya tidak dapat dipastikan perolehannya dalam satu bulan. Kondisi demikian tentunya akan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Prestasi belajar merupakan suatu hal yang amat penting dalam mencapai tujuan pendidikan dan keberhasilan seseorang dalam belajar yang pada umumnya diukur dari prestasi belajarnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh: (1) status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar (2) persepsi bidang pemasaran terhadap prestasi belajar (3) motivasi belajar terhadap prestasi belajar (4) status sosial ekonomi orang tua, persepsi siswa pada bidang pemasaran, dan motivasi belajar secara simultan terhadap prestasi belajar.

Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa program studi tata niaga kompetensi pemasaran di SMK Negeri 1 Lumajang Jawa Timur. Pengambilan sampel sebanyak 126 siswa ditentukan dengan menggunakan teknik proportional random sampling dengan cara undian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert empat alternatif jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Regresi Linier Berganda (multiple regression analysis) dengan bantuan program SPSS versi 18. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment sedangkan untuk reliabilitas instrumen menggunakan nilai Cronbach’s coefficient alpha.

Hasil penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh signifikan status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar pada siswa program studi tata niaga kompetensi pemasaran SMK Negeri 1 Lumajang. Ada pengaruh signifikan persepsi bidang pemasaran terhadap prestasi belajar pada siswa program studi tata niaga kompetensi pemasaran SMK Negeri 1 Lumajang. Ada pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar pada siswa program studi tata niaga kompetensi pemasaran SMK Negeri 1 Lumajang. Ada pengaruh signifikan status sosial ekonomi orang tua, persepsi bidang pemasaran, motivasi belajar secara simultan terhadap prestasi belajar pada siswa program studi tata niaga kompetensi pemasaran SMK Negeri 1 Lumajang.

Status sosial ekonomi orang tua, persepsi siswa pada bidang pemasaran, dan motivasi belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar guna mencapai prestasi belajar siswa. Untuk mencapai prestasi belajar siswa yang maksimal, siswa harus memiliki motivasi belajar yang tinggi dan persepsi positif pada bidang yang dipelajari, orang tua harus memberikan perhatian, bimbingan, dan memenuhi kebutuhan fasilitas belajar anak, serta guru harus meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.