DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Rancangan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar

NAWAJI . NAWAJI

Abstrak


ABSTRAK

 

Nawaji. 2015. Pengembangan Rancangan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd, (II) Prof. Dr. H. Punadji Setyosari, M.Pd, M.Ed, (III) Dr. H. Sulton, M.Pd.

 

Kata-kata kunci:  rancangan, pendidikan karakter, mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

 

Pembelajaran pendidikan karakter di sekolah dasar faktanya belum menunjukkan hasil sesuai dengan yang diharapkan, baik mulai desainnya dalam silabus atau RPP, perumusannya dalam perilaku yang dirancang, belum kontekstual dan terutama pada rancangan pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih cenderung berorientasi pada ceramah tunggal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan rancangan pelaksanaan pendidikan karakter yang diintegrasikan melalui pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk dalam bentuk rancangan pelaksanaan  pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap siswa Kelas VI di  SDN Lawang 5 dan SDK ST Fransiskus Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model prosedural yang bersifat deskriptif. Model ini memberikan rambu-rambu dengan langkah-langkah umum yang harus  diikuti untuk menghasilkan produk, sebagaimana yang dikemukakan oleh Borg & Gall dalam suatu siklus penelitian dan pengembangan sebagai berikut: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, dan (10) desiminasi dan implementasi. Subjek uji pengembangan produk penelitian ini adalah ahli mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, ahli teknologi pendidikan, ahli perencanaan pembelajaran, serta peserta didik dan guru Klas VI di SDN Lawang 5 dan SDK ST Fransiskus Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil rangkaian uji coba pengembangan yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil capaian sebagai berikut: (1) pengembangan pendidikan karakter di sekolah dasar diawali dengan studi pendahuluan, studi pengembangan dan implementasi yang kemudian menghasilkan perangkat pendidikan karakter di sekolah dasar berupa perencanaan pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter yang diintegrasikan melalui pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk menerapkan nilai-nilai karakter: dapat dipercaya (trustworthines), rasa hormat dan perhatian (respect), tekun (dilligence), tanggung jawab (responsibility), berani (courage), integritas (integrity), peduli (caring), jujur (fairness) dan kewarganegaraan (citizenship), (2) produk pengembangan adalah berupa perencanaan pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter di sekolah dasar yang disusun oleh pengembang dengan mengintegrasikannya dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, (3) perencanaan pembelajaran yang dikembangkan sebagai pendidikan karakter ini terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut: (a) Standar Kompetensi, (b) Kompetensi Dasar, (c) Tujuan Pembelajaran, (d) Karakter Siswa yang Diharapkan, (e) Materi Ajar, (f) Metode Pembelajaran, (g) Langkah-langkah Kegiatan, (h) Sumber/Bahan Belajar, dan (i) Penilaian; (4) produk pengembangan pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam suatu perangkat perencanaan pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Kelas VI di Sekolah Dasar yang berupa RPP yang dikembangkan dengan pendekatan yang komprehensif, seperti penugasan, tugas kelompok, penggunaan gambar-gambar, klipping koran, dsbnya; (5) peserta didik memiliki respon yang sangat positif terhadap rancangan pelaksanaan pembelajaran, khususnya nilai-nilai karakter yang diharapkan yang diintegrasikan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya yang diterapkan terhadap siswa Kelas VI di SDN Lawang 5 dan SDK ST Fransiskus di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang; dan (6) pelaksanaan pendidikan karakter yang dilaksanakan oleh guru dan diintegrasikan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah didukung oleh iklim yang kondusif di kedua sekolah dasar lokasi penelitian dengan menerapkan disiplin, ekstra kurikuler, kantin kejujuran, kegiatan Hari-hari Besar Keagamaan serta pendekatan yang bersifat penanaman (inkalkulatif) dan bukan indoktrinasi.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa rancangan pelaksanaan pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang disusun pengembang dapat diterapkan pada siswa Kelas VI di sekolah dasar dengan melakukan beberapa revisi sesuai masukan setelah uji coba dilakukan. Selanjutnya untuk  mengoptimalkan pemanfaatan rancangan pendidikan karakter ini, maka pengembang mengemukakan saran-saran sebagai berikut: (1) sebelum pelaksanaan pembelajaran dilakukan, guru hendaknya mempersiapkan diri dengan membaca petunjuk penggunaan perencanaan pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter dengan cermat, sehingga dalam pelaksanaan pendidikan karakter sesuai capaian yang nilai-nilai karakter yang diharapkan, (2) menerapkannya dengan mengintegrasikan pada mata pelajaran yang relevan dengan siswa dan memasukkan nilai-nilai karakter dengan mempertimbangkan karakteristik mata pelajaran yang diampunya serta dengan memperhatikan Kompetensi Dasar (KD) dalam perencanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru, dan (3) sebelum proses pembelajaran berlangsung, sebaiknya guru memperhatikan karakteristik mata pelajaran, kompetensi dasar serta pendekatan strategi pembelajaran yang diterapkan kepada siswa, sehingga perencanaan pembelajaran yang telah disusun dapat mencapai sasaran sesuai dengan capaian yang diinginkan, tidak hanya berdasarkan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), tetapi juga nilai-nilai karakter yang harus dipahami siswa yang diintegrasikan dalam pembelajaran yang telah direncanakan.

Beberapa hal yang perlu disarankan untuk diseminasi produk ke sasaran yang lebih luas terhadap penggunaan rancangan pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter untuk digunakan dengan cakupan yang lebih luas pada jenjang pendidikan di sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. Di samping itu, juga perlu dikembangkan lebih lanjut penilaian pendidikan karakter yang diintegrasikan pada mata pelajaran.

 nis.