DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling

ANNA . AISA

Abstrak


ABSTRAK

 

Aisa, Anna. 2015. Keefektifan Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A (II) Dr. Andi Mappiare AT, M.Pd.

 

Kata Kunci : empati, structured learning approach, siswa SMP

 

Empati merupakan sikap fundamental untuk kesuksesan hubungan manusia dan dapat menjadi salah satu komponen yang paling signifikan untuk menjalin ikatan sosial di antara individu. Empati yang tinggi mendorong perilaku positif yaitu perilaku sosial yang empatik dan empati yang rendah akan mendorong perilaku amoral. Begitu pentingnya empati dalam kehidupan, maka kemampuan untuk berempati terhadap orang lain harus dikembangkan secara terus menerus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Structured Learning Approach untuk meningkatkan empati siswa SMP.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian  eksperimen murni (true experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Malang tahun ajaran 2015/2016. Penentuan subjek melalui teknik random sampling. Teknik ini memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa kelas VII untuk terpilih menjadi subjek penelitian. Diasumsikan bahwa pembentukan karakter diri dalam hal ini empati harus ditanamkan sejak dini, sehingga peneliti memilih siswa kelas VII sebagai subjek penelitian. Diperoleh 12 siswa yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen secara acak. Kemudian diberikan pretest menggunakan skala empati pada kedua kelompok untuk mengetahui tingkat empati yang dimiliki siswa sebelum diberikan intervensi. Kelompok eksperimen di berikan intervensi berupa Structured Learning Approach dengan setting bimbingan kelompok dan kelompok kontrol diberikan intervensi berupa bimbingan klasikal.

Analisis data menggunakan statistik non parametrik Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan ada peningkatan empati pada masing-masing kelompok setelah mendapatkan perlakukan. Sementara itu, hasil Uji Mann-Whitney menunjukkan ada perbedaan rata-rata tingkat empati di antara dua kelompok setelah mendapatkan perlakuan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dibuktikan oleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 dengan derajat signifikansi