DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kinerja Guru pada Madrasah Berprestasi di Kabupaten Malang (Studi Multi Situs pada MTs Negeri Malang 3 Gondanglegi, MTs Negeri Lawang dan MTs Negeri Turen)

MUHAJIR . MUHAJIR

Abstrak


ABSTRAK

 

Muhajir. 2015. Manajemen Kinerja Guru pada Madrasah Berprestasi di Kabupaten Malang (Studi Multi Situs pada MTs Negeri Malang 3 Gondanglegi, MTs Negeri  Lawang dan MTs Negeri Turen). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Willem Mantja, M.Pd, (II) Prof. Dr. Ali Imron, M.Pd, M.Si, (III) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd.

 

Kata kunci: manajemen, kinerja guru, madrasah berprestasi

 

Manajemen kinerja menduduki posisi strategis dalam suatu organisasi. Upaya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kinerja organisasi dalam menghadapi tuntutan dan tantangan yang datang baik dari dalam maupun dari luar akan sangat ditentukan oleh bagaimana organisasi mengelola kinerjanya dalam melaksanakan perannya di masyarakat. Selain mengajar, guru juga mempunyai tugas melaksanakan pembimbingan, mengikuti pelatihan bahkan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kinerja guru berhubungan dengan kualitas guru dalam menjalankan tugasnya, seperti: (1) bekerja dengan siswa secara individual, (2) persiapan dan perencanaan pembelajaran, (3) pendayagunaan media pembelajaran, (4) pelibatan siswa dalam berbagai pengalaman belajar, dan (5) kepemimpinan yang efektif.

Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah menemukan dan mendeskripsikan secara mendalam manajemen kinerja guru di MTs Negeri Malang 3 Gondanglegi, MTs Negeri Turen, dan MTs Negeri Lawang. Tujuan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut: (1) untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang penyusunan program kinerja guru; (2) untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang pelaksanaan program kinerja guru; (3) untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang evaluasi kinerja guru; (4) untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang dampak manajemen kinerja guru terhadap peningkatan profesionalisme guru.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi multi situs pada tiga Madrasah Tsanawiyah Negeri di kabupaten Malang. Sebagai informan penelitian adalah kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, kepala MTsN, waka kurikulum, guru, dan komite madrasah. Teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperanserta (participant observation), wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Teknik analisis data, induksi-konseptualistik dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan temuan menggunakan trianggulasi sumber data. Disamping itu juga digunakan teknik analisis dalam situs dan analisis data lintas situs.

Temuan penelitian ini bahwa: (1) penyusunan program kinerja guru dilandasi visi, misi dan tujuan madrasah sesuai dengan kekhasan dan karakteristik madrasah dengan melibatkan stakeholders. (2) program kinerja guru dilaksanakan oleh masing-masing guru sesuai dengan perangkat yang sudah dibuatnya, pembinaan ekstrakurikuler, pemberian jam tambahan belajar, kegiatan MGMP, dan strategi pembelajaran yang digunakan sudah bervariasi disesuaikan dengan materi pelajaran dan karakteristik peserta didik. (3) model evaluasi kinerja guru berupa: evaluasi perangkat pembelajaran dari semua guru yang mencakup prota, promes, Silabus dan RPP, supervisi ke masing-masing kelas pada saat pembelajaran, mengevaluasi kinerja guru melalui buku harian guru, memberikan angket dan  melakukan wawancara dengan siswa, dan mengevaluasi menyeluruh dengan form DP3 pada setiap akhir tahun pelajaran. (4) manajemen kinerja guru yang baik secara langsung berdampak pada peningkatan profesionalisme guru dan secara tidak langsung berdampak pada peningkatan prestasi siswa, baik prestasi akademik dan prestasi non akademik.

Saran-saran diajukan kepada: kepala madrasah adalah: (a) dalam penyusunan program kinerja guru hendaknya berpedoman pada visi, misi dan tujuan madrasah sebagai cita-cita dan keinginan stakeholders, (b) dalam melaksanakan program kinerja guru hendaknya didukung oleh SDM yang kompeten, penguasaan strategi yang bervariasi, dan sarana prasarana yang mendukung, dan (c) Evaluasi kinerja guru hendaknya dilakukan secara berkesinam-bungan dan ditindaklanjuti dengan program-program yang mendukung peningkatan profesionalisme guru. Bagi Kementerian Agama khususnya di seksi Pendidikan Madrasah, antara lain: (a) melakukan evaluasi kinerja secara berkesinambungan dan memberikan tindaklanjut dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh kepala madrasah melalui pengawas serta mengembangkan program-program peningkatan profesionalisme guru, (b) Merancang dan melakukan kegiatan pembinaan, pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja guru, (c) Memberikan kesempatan yang luas kepada para guru dalam rangka mengembangkan kompetensi dan keprofesionalannya dengan studi lanjut ke jenjang S2 maupun S3. Peneliti lain perlu melakukan studi tentang manajemen kinerja guru yang belum banyak mendapat perhatian secara akademis, sehingga perlu pengembangan kajian dan penelitian dalam manajemen kinerja guru, serta unsur pendukungnya dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. caraluas.