DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Discovery Learning Menggunakan Analisis Video Tracker pada Materi Kinematika terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains

Sutran Nurwanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurwanto, Sutran. 2015. Pengaruh Discovery Learning Menggunakan Analisis Video Tracker pada Materi Kinematika terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains. Tesis. Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Markus Diantoro, M.Si (II) Dr. Siti Zulaikah, M.Si

 

Kata kunci: discovery learning, tracker, penguasaan konsep, keterampilan proses sains.

 

Kurikulum 2013 mendorong peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui pendekatan saintifik. Discovery learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif serta dapat melatih keterampilan proses sains. Namun dalam materi kinematika, peserta didik masih mengalami kesulitan saat mentransfer representasi grafis menjadi representasi matematis. Penggunaan ticker timer dan stopwatch dalam percobaan gerak tidak banyak membantu peserta didik memahami grafik hubungan antara perpindahan, kecepatan, dan percepatan terhadap waktu. Salah satu pembelajaran dapat membantu peserta didik mentransfer representasi grafis menjadi representasi matematis  adalah pembelajaran yang menggunakan analisisi video tracker. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh discovery learning menggunakan analisis video tracker terhadap penguasaan konsep dan keterampilan proses sains.

Penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan pretest postest control group design. Populasi penelitian adalah 14 kelas XI SMA Negeri 1 Ponorogo, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, dan SMAN 1 Sooko. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas XI A9 SMAN 1 Ponorogo, XI A2 SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, dan XI A1 SMAN 1 Sooko sebagai kelas eksperimen, serta kelas XI A8 SMAN 1 Ponorogo, XI A3 SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, dan XI A2 SMAN 1 Sooko sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes penguasaan konsep sebanyak 21 soal dan tes keterampilan proses sains sebanyak 14 soal. Instrumen penelitian yang digunakan telah melalui uji ahli dan uji coba. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji statistik manova.

Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan discovery learning menggunakan analisis video tracker  dan siswa yang dibelajarkan dengan discovery learning. Hasil ini diperoleh karena siswa yang dibelajarkan dengan discovery learning menggunakan analisis video tracker mempelajari fenomena gerak dengan cara mencari jejak gerak benda sehingga menghasilkan data dan grafik. Proses ini diyakini mampu meningkatkan penguasaan konsep serta melatihkan keterampilan proses sains dengan lebih baik.