DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Memeriksa Hasil Perawatan PC Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Square dengan Problem Based Learning pada Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 1 Ngasem Kab Kediri

ARIES . JODI S

Abstrak


ABSTRAK

 

S, Aries Jodi. 2015. Perbedaan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Memeriksa Hasil Perawatan PC Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Square dengan Problem Based Learning pada Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 1 Ngasem Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.ST, M.Pd. dan (II) Dyah Lestari, S.T, M.Eng.

 

Kata Kunci: Hasil belajar, kompetensi kejuruan, model pembelajaran kooperatif tipe TPSQ (Think Pair Square), PBL (Problem Based Learning)

 

Berdasarkan hasil wawancaraoleh peneliti yang dilaksanakan di SMKN 1 Ngasem Kabupaten Kediri diperoleh informasi bahwa terdapat permasalahan pada hasil belajar matapelajaran produktif siswa kelas X program keahlian teknik komputer dan jaringan (TKJ) di setiap tahunnya. Hasil belajar matapelajaran produktif siswa mengalami penurunan di tiap generasinya. Proses belajar yang dilakukan oleh guru program keahlian TKJ belum menghasilkan keluaran yang memuaskan. Perilaku peserta didik cenderung pasif dan nilai kemampuan kognisi maupun psikomotori belum maksimal. Oleh karena itu peneliti mengajukan model pembelajaran kooperatif tipe TPSQ dan PBL sebagai solusi alternatif meningkatkan hasil belajar matapelajaran produktif siswa.

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC siswa kelas X program keahlian TKJ SMKN 1 Ngasem dengan menggunakan model pembelajaran TPSQ dan PBL, (2) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC kelas X program keahlian TKJ SMKN 1 Ngasem model pembelajaran TPSQ dengan PBL.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan pola Non-Equivalent Control Group Design. Variabel bebas penelitian adalah dua model pembelajaran, sementara variabel terikat penelitian adalah hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMKN 1 Ngasem program keahlian TKJ dengan sampel sebanyak dua kelas pembelajaran atau 68 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji prasyarat analisis, dan uji-t sebagai uji kesamaan dua rata-rata maupun uji hipotesis.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) terdapat peningkatan hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC siswa dengan model pembelajaran TPSQ dan PBL, (2) terdapat perbedaan hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC yang signifikan antara model pembelajaran TPSQ dengan PBL. Model pembelajaran TPSQ lebih tepat dalam meningkatkan hasil belajar kompetensi dasar memeriksa hasil perawatan PC siswa daripada model pembelajaran PBL ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji-t perbandingan hasil belajar ranah kognitif kedua model sebesar 0,037, ranah psikomotorik sebesar 0,007, dan ranah afektif sebesar 0,010.

ABSTRACT

 

S, Aries Jodi. 2015. Learning Outcome’s Differences in Checking Result of PC Maintenance Basic Competency Using Cooperative Learning Model Think Pair Square and Problem Based Learning Tenth Grade Computer and Networks Engineering SMKN 1 Ngasem Kediri. Thesis, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, University of Malang. Advisors: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.ST, M.Pd. and (II) Dyah Lestari, S.T, M.Eng.

 

Keywords: Learning outcomes, vocational competency, cooperative learning TPSQ (Think Pair Square)model, PBL (Problem Based Learning)

 

Based on interview in SMK 1 Ngasem Kediri informed that there are problems on the learning outcome of a productive subjecttenth grade of computer and network engineering department (TKJ) in each year. The learning outcome of productive lesson has decreased in each generation. The learning process that carry out by TKJ teachers has not produced a satisfy output. Students behavior tend to be passive and outcomes of cognitive and psychomotor abilities not maximized. Therefore, researchers propose a cooperative learning TPSQ model and PBL as an alternative solution to improvethe outcomes of productive subject.

The purpose of this study were (1) to determine the outcomes of vocational competencysubjecttenth grade TKJ department SMKN 1 Ngasem using TPSQ and PBL learning model, (2) to determine whether there is significant differences in vocational competency subject outcomes of tenth grade TKJ department SMKN 1 Ngasem using TPSQ and PBL learning model.

The method used in this study was quasi-experimental method with patterns of Non-Equivalent Control Group Design. The independent variables were two learning models, while the dependent variable is the result of learning (outcomes) vocational competency subject. Population in this research is students SMKN 1 Ngasem TKJ department with a sample are two learning classes or 68 students. The data analysis techniques used in this research is the analysis prerequisite test and t-test as a test of equality of two average and hypothesis testing.

Based on the results we concluded that (1) there is an increase in learning outcomes of vocational competency subjectusing TPSQ and PBL learning model, (2) there is significant differences in learning outcomes vocational competency subject between TPSQ and PBL learning model. TPSQ learning model is more appropriate to improve the learning outcomes of vocational competency subject than PBL learning model.The analysis showedthat significance value of t-test in cognitive domain at 0,037, psychomotor domains at 0,007, and affective at 0,010.