DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Strategi Responsi-Kritis dalam Pembelajaran Menulis Cerpen Remaja untuk Siswa SMA Kelas XI

Tedy Niko Saputro

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputro, Tedy Niko Jatmiko. Pengembangan Strategi Responsi-Kritis dalam

 

Pembelajaran Menulis Cerpen Remaja untuk Siswa SMA Kelas XI. Tesis,

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas

Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ahmad Rofi’uddin, M.Pd.,  (II)

Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd.

 

Kata Kunci: strategi responsi-kritis, menulis cerpen, cerpen remaja

 

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi responsi-kritis berupa

tahap-tahap pembelajaran menulis cerpen yang berlandaskan proses keratif

menulis cerpen. Tahap-tahap tersebut, yaitu tahap apresiasi dan perumusan ide,

tahap pengembangan ide, tahap penyuntingan, serta tahap penilaian dan

publikasi cerita. Keempat tahap tersebut dikemas dalam bentuk buku panduan

pembelajaran menulis cerpen remaja.

Prosedur penelitian pengembangan ini terdiri atas tujuh tahap. Ketujuh

tahap tersebut, yaitu (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan

draf produk, (4) validasi ahli dan praktisi, (5) revisi produk awal, (6) uji lapangan

terbatas, dan (7) penyempurnaan produk akhir. Tujuh tahap penelitian dan

pengembangan ini diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan Borg dan

Gall. 

Strategi responsi-kritis memiliki karakteristik yang khas jika dibandingkan

dengan strategi pembelajaran yang lain. Strategi ini dikembangkan berdasarkan

tiga landasan, yaitu peer conference, pembelajaran kontekstual, dan proses

menulis kreatif. Selain itu, strategi responsi-kritis dikembangkan mengacu pada

kurikulum 2013. Akan tetapi, pada dasarnya, langkah-langkah strategi

pembelajaran yang dikembangkan tidak sepenuhnya terikat oleh kurikulum

tersebut. Strategi ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan siswa, perkembangan

psikologis, perkembangan kognitif remaja usia SMA. Di samping itu, langkahlangkah

pembelajaran dalam strategi tersebut dikembangkan berdasarkan proses

kreatif dalam menulis cerpen. Dengan demikian, strategi pembelajaran tersebut

dirancang secara sistematis agar masih relevan jika diterapkan pada kurikulum

yang lain. strategi responsi-kritis terdiri atas empat tahap pembelajaran. Keempat

tahap tersebut meliputi tahap apresiasi dan perumusan ide cerita, pengembangan

ide cerita, penyuntingan, serta penilaian dan publikasi. Keempat tahap

pembelajaran tersebut dirancang secara sistematis sesuai dengan proses kreatif

menulis cerpen. Hal tersebut bertujuan agar memudahkan siswa dalam menulis

cerpen. Melalui proses kreatif yang bertahap dan sistematis, siswa dapat mencipta

cerpen yang berkualitas baik.

Hasil validasi produk menginformasikan bahwa strategi responsi-kritis

dapat diimplementasikan. Validasi produk mengacu pada tiga aspek kelayakan.

Pertama, aspek kelayakan konsep strategi responsi-kritis mendapatkan persentase

sebesar 86,1%. Kedua, Aspek kelayakan langkah-langkah strategi responsi-kritis

dalam pembelajaran menulis cerpen mencapai 90,7%. Ketiga, aspek kelayakan

strategi responsi-kritis terhadap tingkat pemahaman dan kebutuhan siswa

memperoleh persentase sebesar 88,8%. Berdasarkan perolehan persentase dari

ketiga aspek tersebut dapat diketahui bahwa strategi responsi-kritis layak untuk

diterapkan dalam pembelajaran menulis cerpen.

Uji lapangan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas

serta respon siswa terhadap penerapan strategi responsi-kritis dalam pembelajaran

menulis cerpen. Data mengenai efektivitas produk dapat diketahui melalui uji

statistik dengan menggunakan uji beda Paired Sample T-Test. Hasil uji beda

kemampuan menulis cerpen menginformasikan bahwa nilai t = 13,427 dengan

taraf signifikansi 0,000 (p< 0,05). Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan

terhadap nilai kemampuan menulis cerpen sesudah penerapan strategi responsikritis.

Sementara itu, strategi responsi-kritis telah memenuhi kriteria kelayakan

karena penghitungan keseluruhan jawaban respon siswa mencapai persentase

sebesar 88,9%. 

Berdasarkan hasil validasi, uji produk, dan penghitungan secara statisik,

dapat disimpulkan bahwa strategi responsi-kritis efektif serta layak diterapkan

dalam pembelajaran menulis cerpen remaja. Dengan demikian, strategi responsikritis

dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi dalam pembelajaran

menulis cerpen remaja. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan kualitas

pembelajaran menulis cerpen menjadi lebih baik sehingga tujuan pembelajaran

dapat dicapai secara optimal.

ii

ABSTRACT

 

Saputro, Tedy Niko Jatmiko. Developing Critical-Response Strategy in Writing

Teenager Short Story for XI Grade Students of Senior High School. Thesis,

Indonesian Education Studies Program, Postgraduate, State University of

Malang. Advisors: (I) Prof Dr. Ahmad Rofi'uddin, M.Pd., (II) Dr. Endah

Tri Priyatni, M.Pd.

 

Keyword: critical-response strategy, writing short story, teenager short story

 

One effort in improving the quality of writing short story learning is doing

an innovative learning strategy through the implementation stages of creative

writing. By applying the learning strategies that are relevant to the process of

creative writing, students will be easier to write short story. Therefore, it is

necessary to develop a strategy how to improve the quality of writing short story

learning.

This research aims to produced a critical-response strategy form of the

stages of writing teenager short story based creative process. They were the

appreciation phase and formulation of ideas, idea developing, editing, assessing

and publication of the story. The fourth stage is packaged in a guide book of

writing teenager short story. 

This research and development procedure consists of seven stages. They

were (1) a preliminary study, (2) planning, (3) development of draft products, (4)

expert validation and practitioners, (5) revision of test result of expert and

practicioners, (6) field test, and (7) improving final product. This seven stages of

research and development was adapted from Borg and Gall’s model of research

and development. 

Critical-reponse strategy has unique characteristics when compared to

other learning strategies. This strategy was developed based on three foundation,

thas was peer conference, contextual teaching and learning, and creative writing

process. Additionally, development of critical-reponse strategy referring to

curriculum of 2013. However, in essence, measures learning strategies that were

developed and were not fully bounded by the curriculum. This strategy was

developed based on the needs of students, psychological development, and

cognitive development of adolescence in senior high school. In addition, the

learning steps in the strategy developed by the creative process in writing short

story. Therefore, the learning strategy designed to systematically so that it was

still relevant when applied to other curriculum. The critical-reponse strategy

consists of four stages of learning. The fourth step includes the step of

appreciation and formulation of story ideas, development of story ideas, editing,

as well as the assessment and publication. The fourth stage of the learning process

systematically designed in accordance with the creative process of writing short

stories. It aims to facilitate students in writing short stories. Through the creative

process of a gradual and systematic, students can create a good quality of short

story.

The results of validation informed that the product of critical-reponse

strategy was well recommended to be implemented. Product validation refers to

three aspects of eligibility. First, the feasibility aspect of the concept of critical-

iii

reponse strategy gets a percentage of 86.1%. Second, the feasibility aspect of

stages of critical-reponse strategy in writing short story learning reached 90.7%.

Third, feasibility aspects of critical-reponse strategy to the level of understanding

and needs of students obtaining percentage of 88.8%. Based on a percentage of

the acquisition of these three aspects can be seen that The critical-reponse strategy

eligible to apply in writing teens short story learning.

Field tests was conducted in order to determine the effectiveness and

students' response to the implementation of critical-reponse strategy in writing

short story learning. Data of the effectiveness of the product can be known

through statistical tests using different test Paired Sample T-Test. Different test

results the skill to writing short story to inform that the value of t = 13.427 with a

significance level of 0.000 (p