DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh strategi brain based learning dan ekspositori dengan kemampuan awal terhadap hasil belajar matematika bilangan SMP Kelas VII

Waljuni Astu Rahman

Abstrak


ABSTRAK

 

Astu Rahman, Waljuni., 2015. Pengaruh Strategi Brain Based Learning dan Ekspositori dan Kemampuan Awal terhadap Hasil Belajar Matematika Bilangan SMP Kelas VII. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd (II) Prof. Dr. H. Punaji Setyosari, M.Pd., M.Ed., dan (III) Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd

 

Kata Kunci :Brain based learning, ekspositori, kemampuan awal, hasil belajar matematika bilangan

 

Pendekatan brain based learning adalah pembelajaran yang diselaraskan dengan cara otak yang didesain secara alamiah untuk belajar. Karena pada dasarnya setiap manusia memiliki otak dengan potensi yang sama luar biasanya, namun setiap orang menjadi berbeda bergantung pada bagaimana orang tersebut mengoptimalkan otaknya. Agar otak optimal diperlukan suatu prinsip pembelajaran yang sesuai dengan struktur dan cara kerja otak.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji (1) perbedaan hasil belajar matematika bilangan pada murid yang mendapat strategi pembelajaran brain based learning dan ekspositori. (2) perbedaan hasil belajar matematika bilangan pada murid dengan kemampuan awal yang tinggi dan murid kemampuan awal yang rendah. (3) interaksi pengaruh strategi pembelajaran brain based learning dan ekspositori terhadap hasil belajar di tinjau dari dengan kemampuan awal yang tinggi dan murid kemampuan awal yang rendah.

Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah secara kuantitif menggunakan Quasi Experiment, dengan rancangan factorial 2 x 2 yang melibatkan dua kelompok subjek, dimana pemilihan ketiga kelompok subjek dilakukan secara random. Kemudian kedua kelompok terpilih dilakukan prates, sekaligus untuk mendapatkan pengetahuan awal. Setelah itu kedua kelompok mendapatkan perlakuan dalam pembelajaran. Kelompok I (Kelas VII a) di belajarkan dengan brain based learning, dan kelompok 2 (Kelas VII b) dibelajarkan dengan ekspositori.

Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika bilangan antara siswa yang diajarkan dengan brain based learning dan ekspositori. Siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran brain based learning memperoleh hasil belajar matematika bilangan yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran eskpositori. (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika bilangan antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah. Siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi memperoleh hasil belajar matematika bilangan yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah. (3) Terdapat interaksi strategi pembelajaran brain based learning dan ekspositori terhadap hasil belajar di tinjau dari dengan kemampuan awal yang tinggi dan murid kemampuan awal yang rendah. Siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi memperoleh hasil belajar matematika bilangan yang lebih tinggi jika di ajarkan dengan pembelajaran brain based learning dibandingkan dengan pembelajaran ekspositori.

Berdasarkan hasil penelitian diatashasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah landasan dalam menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan oleh guru dalam menyampaikan pembelajaran, tanpa mengabaikan karakteristik siswa yang diajarkan. Hal ini sangat penting dipertimbangkan oleh guru, berkaitan dengan prinsip efektif, efisien dan berhasil  guna dalam pembelajaran.