DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menyimak Prosa Fiksi Berbasis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata bagi Siswa SMP Kelas VIII

Susandi .

Abstrak


ABSTRAK

 

Susandi. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Menyimak Prosa Fiksi Berbasis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata bagi Siswa SMP Kelas VIII.Tesis. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Abdus Syukur Ghazali, M.Pd., (II) Dr. Nurhadi, M.Pd.

 

Keywords:pengembangan, bahan ajar, kompetensi menyimak,prosa fiksi, nilai-nilai pendidikan karakter

 

Pembelajaran menyimak prosa fiksi berbasis nilai-nilai pendidikan karakter memosisikan nilai-nilai pendidikan karakter sebagai dasar dalam pembahasan tentang manusia dan kehidupannya. Penelitian ini dilaksanakan untuk meneliti dan mengembangkan bahan ajar menyimak prosa fiksi berbasis pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangikarya Andrea Hirata. Bahan ajar ini dikembangkan berdasarkan kompetensi mendengarkan yang terdapat dalam KTSP 2006 untuk jenjang SMP kelas VIII semester II, yaitu memahami unsur intrinsik novel remaja (asli atau terjemahan) yang dibacakan.

Tujuan penelitian ini adalah memaparkan(1) wujud produk bahan ajar menyimak prosa fiksi berbasis nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata bagi siswa SMP kelas VIII;(2) penyajian bahan ajar menyimak prosa fiksi berbasis nilai-nilai pendidikan karakter dalamnovel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata bagi siswa SMP kelas VIII; (3) penggunaan bahasa dalam produk bahan ajar menyimak prosa fiksi berbasis nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata bagi siswa SMP kelas VIII; dan (4) grafika bahan ajar menyimak prosa fiksi berbasis nilai-nilai pendidikan karakter dalamnovel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata bagi siswa SMP kelas VIII.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Rancangan pengembangan produk bahan ajar dalam penelitian ini diadaptasi dari teori desain R & D  oleh Borg dan Gall. Berdasarkan desain tersebut, prosedur penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu (1) melakukan studi pendahuluan, (2) melakukan perencanaan, (3) mengembangkan jenis/bentuk produk awal, (4) melakukan uji coba lapangan tahap awal dan revisi, (5) melakukan uji coba lapangan utama dan revisi.

Uji coba produk bahan ajar dilakukan kepada (1) ahli materi pembelajaran apresiasi sastra, (2) ahli penulisan bahan ajar, (3) guru Bahasa Indonesia, dan (4) siswa. Hasil data uji coba produk bahan ajar diperoleh dari angket. Data penelitian ini berupa data nonverbal dan verbal. Data nonverbal berupa skor penilaian, sedangkan data verbal berupa komentar dan saran perbaikan dari ahli, guru, dan siswa. Data dianalisis dengan (1) mendeskripsikan kemenarikan produk bahan ajar melalui penghitungan persentase kelayakan bahan ajar dan (2) mendeskripsikan kelayakan produk bahan ajar melalui penghitungan persentase kelayakan bahan ajar. Perbaikan dilakukan berdasarkan komentar dan sarandari ahli, guru, dan siswa yang disampaikan secara tertulis dan lisan.

Perbedaan hasil pengembangan produk bahan ajar ini dengan bahan ajar kompetensi mendengarkan lain terletak pada pemanfaatan beberapa bagian naskah yang terdapat dalam novel Laskar Pelangi. Beberapa bagian naskah yang telah dipilih tersebut kemudian diubah ke dalam bentuk rekaman pembacaan novel yang dilakukan oleh ahli pembacaan prosa fiksi, yakni Bapak Darmanto, S.Pd., M.Pd. Pemilihan naskah-naskah tersebut didasarkan pada kebutuhan tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam nilai-nilai pendidikan karakter yang akan diintegrasikan dalam produk bahan ajar ini. Nilai-nilai pendidikan karakter tersebut mencakup nilai jujur, cerdas, peduli, dan tangguh.

Komponenbahan ajar initerbagiatastigabagian, yaitu (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup.Padabagianpendahuluan bukuteksterdapattigakomponen, yaitu (a) judul, (b) prakata, dan (c) daftarisi. Pada bagian isi,penyajianmateridalambukuteksdilengkapidengan (1) gambar, ilustrasi, atautabel; (2) sumberacuan; (3) soallatihanbervariasidanbergradasi; dan (4) rangkuman.Padabagian penutup bukuteksterdapat (1) daftarpustaka; (2) indekssubjek; dan (3) daftaristilah (glosarium);serta (4) lembar kerja siswa.

Hasil penelitian berupa hasil analisis data dari angket ahli materi pembelajaran sastra diperoleh skor persentase sebesar 97,14% dan ahli penulisan bahan ajar diperoleh skor persentase sebesar 98,9%, yang artinya produk pengembangan valid/sangat layak untuk digunakan.Kemudian, analisis data dari praktisi lapangan dalam hal ini guru Bahasa Indonesiadiperoleh skor persentase 76,67%, yang artinya produk pengembangan cukup valid/layak untuk digunakan. Adapun hasil uji coba lapangan terhadap siswa diperoleh skor persentase 85,125% yang artinya produk pengembangan juga cukup valid/layak untuk digunakanuntuk pembelajaran menyimak prosa fiksi siswa SMP kelas VIII Semester II.

Simpulan hasil penelitian dan pengembangan ini adalah produk pengembangan Bahan Ajar Menyimak Prosa Fiksi Berbasis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata bagi Siswa SMP Kelas VIII valid dan efektif serta layak untuk digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar menyimak prosa fiksi siswa. Dari segi kepraktisan, bahan ajar ini telah dinilai praktis. Sebagai saran pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru dan siswa disarankan menggunakan bahan ajar ini dalam pembelajaran memahami unsur intrinsik novel remaja (asli atau terjemahan) yang dibacakan. Selanjutnya, produk pengembangan ini dapat disebarluaskan di semua kelas di sekolah yang bersangkutan atau bahkan di dalam forum MGMP. Produk bahan ajar ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk media pembelajaran interaktif, sehingga pembelajaran memahami unsur-unsur intrinsik novel remaja (asli atau terjemahan) yang dibacakan menjadi lebih menarik.