DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Authentic Problem Based Learning (APBL) terhadap Penguasaan Konsep Fisika dan Kreativitas Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi

Ardian Setya Adinugraha

Abstrak


ABSTRAK

 

Adinugraha, Ardian S. 2015. Pengaruh Authentic Problem Based Learning (APBL) terhadap Penguasaan Konsep Fisika dan Kreativitas Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Supriyono Koes Handayanto, M.Pd, M.A., (II) Dr. Eny Latifah, M.Si.

 

Kata Kunci:aPBL, penguasaan konsep, kreativitas

 

Penguasaan konsep fisika dan kreativitas siswa merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan.Authentic Problem Based Learning (aPBL) dapat dijadikan strategi yang tepat dalam membangun penguasaan konsep fisika dan mengembangkan kreativitas siswa.APBL dirancang untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan dalam kejadian sehari-hari, kemampuan untuk terus belajar yang diperlukan dalam menyelesaikan permasalahan dengan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan penguasaan konsep fisika dan kreativitas siswa yang dikontrol penguasaan konsep dan kreativitas awalnya antara yang dibelajarkan dengan aPBL dan pembelajaran konvensional.

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen quasi dengan rancangannon-equivalent control-group design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik cluster samplingterdiri dari dua kelas yaitu XI MIA 6 (siswa yang dibelajarkan dengan aPBL) dan XI MIA 3 (siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional) masing-masing terdiri dari 40 siswa. Data penelitian ini adalah proses pembelajaran, data penguasaan konsep dan kreativitas. Instrumen pengumpulan data berupa tes penguasaan konsep terdiri dari15 soal pilihan ganda, tes kreativitas terdiri dari 4 soal uraian, lembar observasi dan dokumentasi.Reliabilitas tes penguasaan konsep sebesar 0,66 dan tes kreativitas sebesar 0,58. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan pretest sebagai kovariat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep fisika siswayang dikontrol penguasaan konsep awalnya antara yang dibelajarkan dengan aPBL dan pembelajaran konvensional,F= 5,13 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,03. Skor rata-rata penguasaan konsep fisika siswa yang dibelajarkan dengan aPBL sebesar 76,16 dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional sebesar 71,84.Hal ini berarti aPBL lebih meningkatkan penguasaan konsep fisika daripada pembelajaran konvensional. Penelitian ini juga mendapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan kreativitas siswayang dikontrol kreativitas awalnya antara yang dibelajarkan dengan aPBL dan pembelajaran konvensional, F=18,24 dengan tingkat signifikansisebesar 0,00. Skor rata-rata kreativitas siswa yang dibelajarkan dengan aPBL sebesar 9,27 dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional sebesar 8,15. Hal ini berarti aPBL lebih meningkatkan kreativitas siswa daripada pembelajaran konvensional.