DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Effect of Textual Enhancement as Implicit Instruction in Teaching Passive Voice on The Eleventh Graders' Passive Voice Achievement

Julien Arief Wicaksono

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuliana, Ika Farida. 2015. Perbedaan Hasil Belajar dan Literasi Kimia Siswa Kelas XI SMAN 4 Malang yang Dibelajarkan dengan Model Inkuiri Terbimbing Pendekatan Intertekstual Dengan Inkuiri Terbimbing Pada Materi Kesetimbangan Kimia Ditinjau dari Kemampuan Awal. Tesis, Program Studi Pendidikan Kimia, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Wayan Dasna, M. Si., M. Ed. (II) Dr. Siti Marfuah, M.S.

 

Kata kunci: inkuiri terbimbing, pendekatan intertekstual, hasil belajar, literasi kimia, kemampuan awal

 

Karakteristik materi kesetimbangan kimia yang mencakup ketiga level multi representasi dapat menimbulkan kesulitan belajar. Hal tersebut dapat diatasi melalui pembelajaran berbasis inkuiri dengan strategi intertekstual. Penggunaan pendekatan intertekstual mampu menyajikan pembelajaran yang berbasis multi representasi dan aplikatif sehinggamenyajikan pembelajaran yang bermakna. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual terhadap hasil belajar; (2) pengaruh kemampuan awal terhadap hasil belajar; (3) pengaruh inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual terhadapkemampuan literasi kimia siswa; (4) pengaruh kemampuan awal terhadap kemampuan literasi kimia siswa; (5) interaksi antara kemampuan awal dan strategi pembelajaran terhadap hasil belajar; (6) deskripsi pengaruh inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual terhadap kemampuan literasi kimia; (7) deskripsi pengaruh kemampuan awal terhadap kemampuan literasi kimia; (8) deskripsi hasil belajar sikap dan ketrampilan siswa yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual dan inkuiri terbimbing.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu dengan post-test only control group design dan rancangan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA SMA Negeri 4 Malang tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari enam kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XIIA 5 sebagai kelompok eksperimen dan XIIA 6 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian berupa instrumen perlakuan dan pengukuran. Intrumen pengukuran berupa soal tes hasil belajar kognitif dan tes keterampilan literasi kimia.Instrumen tes yang digunakan telah divalidasi oleh 3 validator dan telah melalui uji reliabilitas dengan nilai 0.819 dan 0,801. Uji hipotesis menggunakan uji MANOVA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual terhadap hasil belajar kognitif; (2) ada pengaruh kemampuan awal yang berbeda terhadap hasil belajar kognitif; (3) ada pengaruh inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual terhadap kemampuan literasi kimia siswa; (4) ada pengaruh kemampuan awal yang berbeda terhadap kemampuan literasi kimia siswa;(5) tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal dan strategi pembelajaran yang digunakan terhadap hasil belajar siswa; (6) kemampuan literasi kimia siswa yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual lebih tinggi dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing, (7) siswa berkemampuan awal tinggi memiliki kemampuan literasi kimia yang lebih tinggi dibandingkan siswa berkemampuan awal rendah, (8) hasil belajar sikap dan ketrampilan kelas yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing dengan pendekatan intertekstual tidak jauh berbeda dengan kelas yang dibelajarkan dengan inkuiri terbimbing.

 

ABSTRACT

 

Yuliana, Ika Farida. 2015. The Diffrerences of Learning Outcome and Chemistry Literacy of SMA N 4 Malang Student that Learned by Guided Inquiry Using Intertextual and Guided Inquiry on Chemical Equilibrium with Diference Prior Knowledge. Thesis, Chemistry Education. Postgraduate.State University of Malang. Advisors: (I) Dr. I Wayan Dasna, M. Si., M. Ed. (II) Dr. Siti Marfuah, M.S.

 

Keywords: guided inquiry, intertextual, learning outcome, chemistry literacy, initial capability

 

Characteristics of chemical equilibrium topic that include three multi representation can lead to learning difficulties.It can be solved by the inquiry-based learning using intertextual strategy. The using of intertextual approach capable for serving multi representation and the aplication of concept in daily life. Thus it can serve the meaningful learning. The aims of this study are investigate: (1) the effect of guided inquiry using intertextual on learning outcome; (2) the effect of initial capability on learning outcome; (3) the effect of guided inquiry using intertextual on chemical literacy skill; (4) the effect of initial capability on chemical literacy skill; (5) the interaction between initial capability and learning strategy on learning outcome; (6) description of the effect of guided inquiry using intertextual on chemistry literacy; (7) description of the effect of initial capability on chemistry literacy; (8) description of the attitide and skills learning outcome of the students.

This study employed a quasi-experimental research with post-test only control group design. The population wereall of eleventh gradestudents SMAN 4Malang in the 2014/2015 academic year which consists of six classes. The sample classes were XI IPA 5 as experiment group and XI IPA 6 as control group. They have been chosen using the purposive random sampling technique. The research instruments were treatment instrument and measurement instrument.  The measurement instrument were a multiple choice test of cognitive and chemistry literacy skills test. The test have been validating by 3 validator and have reliability value of 0,819 and 0,801. The data was analyzed by using MANOVA.

The result of study show that: (1) there is significant effect of guided inquiry using intertextual on cognitive learning outcome; (2) there is significant effect of initial capability on cognitive learning outcome; (3) there is significant effect of guided inquiry using intertextual on chemical literacy skill; (4) there is significant effect of initial capability on chemical literacy skill; (5) there is no interaction between initial capability and learning strategy on learning outcome; (6) the students’ chemistry literacy skills who had taught by guided inquiry using intertextual achieve better learning otcome than those who had taught by guided inquiry; (7) student with higher initial capability have higher chemistry literacy skill; (8) there is no significant difference of attitude an skills learning outcome between student who had taught by guided inquiry using intertextualand those who had taught by guided inquiry.