DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Gambar Materi Pelestarian Lingkungan Hidup untuk SMA/MA kelas XI

Farkhatul Layli

Abstrak


ABSTRAK

 

Layli, Farkhatul. 2015. Pengembangan Media Gambar Materi Pelestarian Lingkungan Hidup untuk SMA/MA kelas XI. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd., (II) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos.

 

Kata kunci: pengembangan, media gambar, pelestarian lingkungan hidup

 

Pelestarian lingkungan hidup merupakan materi yang harus dikuasai oleh siswa SMA/MA kelas XI. Materi tersebut memuat konsep-konsep abstrak dan konkrit yang akan lebih mudah dipahami oleh siswa jika menggunakan media gambar. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh peneliti, materi pelestarian lingkungan hidup memerlukan media gambar. Media gambar belum banyak digunakan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran. Media gambar berfungsi sebagai alat bantu atau perantara untuk mempermudah penyampaian pesan, sehingga siswa dapat memahami materi dengan mudah. Kelebihan media gambar dalam pembelajaran yaitu, siswa mengingat materi lebih banyak dan dalam jangka waktu lama, menarik perhatian, menghubungkan siswa dengan dunia nyata tanpa harus mengunjungi lokasi sebenarnya, dan mampu mengatasi kesalahan konsep.

Tujuan utama penelitian dan pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan produk berupa media gambar pada Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas XI Materi Pelestarian Lingkungan Hidup. Produk media gambar dikembangkan dengan mengadaptasi model Borg dan Gall menjadi delapan tahap, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) rencana desain pengembangan produk, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi oleh ahli materi dan media, (5) revisi produk utama,    (6) uji coba produk di lapangan, (7) revisi, dan (8) diseminasi.

Hasil validasi menunjukkan bahwa dari aspek materi termasuk kategori ”baik” dan aspek media ”cukup baik”. Berdasarkan hasil validasi tersebut, produk ini layak untuk diuji coba setelah melakukan beberapa revisi. Hasil uji coba di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kelayakan produk secara keseluruhan mencapai 87,59% (baik) dan tidak perlu dilakukan revisi. Persentase berdasarkan masing-masing aspek yaitu: gambar (87,45%), bahasa (87,24%), materi (87,59%), desain (88,05%). Nilai persentase tersebut termasuk dalam kategori baik sehingga media gambar yang telah dikembangkan ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dan sumber belajar.

Produk ini hanya berisi teks dan gambar, selain itu uji coba yang dilakukan hanya sebatas untuk mengetahui kelayakan produk. Beberapa saran yang dikemukakan untuk pengembangan dan penelitian lebih lanjut yang meliputi:    (1) mengembangkan media dengan aplikasi lain yang mendukung tampilan full screen, audio dan animasi yang lebih baik, dan (2) melakukan penelitian eksperimen.