DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Materi Perairan Daratuntuk SMA Kelas X

ridhwan ridhwan ridhwan

Abstrak


ABSTRAK

 

Ridhwan. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Materi Perairan Daratuntuk SMA Kelas X. Tesis. ProdiStudi Pendidikan Geografi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., (II) Dr. I Nyoman Ruja, S.U.

 

Kata Kunci: Pengembangan, media pebelajaran, perairan darat

 

Perairan darat merupakan salah satu materi untuk siswa SMA kelas X IPS pada semester gasal. Karakteristik materi  perairan darat banyak berupa konsep dan membahas proses yang membutuhkan media gambar, video, animasi, peta, suara, dan teks. Mediadapat mendukung proses pembelajaran materi perairan darat di sekolah. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah menghasilkan produk media pembelajaran mata pelajaran geografi berupa CD (Compact Disk) untuk materi perairan darat SMA kelas X.

Pengembangan media dirancang dengan mengadaptasi model Research and Development Borg dan Gall yang terdiri dari tujuh langkah, yaitu: studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan media, validasi ahli materi dan ahli media, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Pengembangan media ini berbasis komputer dengan menggunakansoftware Adobe Flash CS3 Professional.

Tahap validasi dilakukan untuk menguji kelayakan produk sebelum diuji cobakan di lapangan. Saran dari validasi ahli media antara lain, tampilan ditata secara sistematis, tambah suara dan dalam tampilan jangan lebih dari dua fokus, tunjukkan cara penggunaan CD. Saran dari validasi materi antara lain, judul awal geografi perairan darat menjadi geografi materi perairan darat, tambah kasifikasi materi, dan istilah yang dipakai harus benar, soal evaluasi harus sesuai dengan materi. Tahapan uji coba lapangan dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2014-2015 diSMA Negeri I Malang kelas X IIS. Hasil uji coba lapangan dengan empat indikator menunjukkan hasil persentase kelayakan produk berdasarkan respon siswa sebesar 89,65%. Skor uji pemahaman materi sebesar 85,2%. Hasil tersebut menunjukkan hasil pengembangan produk sudah baik dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Saran pemanfaatan meliputi: (1) pembelajaran dilakukan di laboratorium komputer agar siswa dapat mengoperasikan media secara mandiri, (2) komputer yang digunakan harus memiliki headset, (3) aplikasi media sebaiknya sudah berada dalam komputer server dan user, (4) terlebih dahulu memperhatikanmanual book, cara pengguaan CD, dan petunjuk penggunaan media. Selain itu, disarankan adanya penelitian lebih lanjut dengan memperbaiki kelemahan yang terdapat pada materi dan media.