DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Keterampilan Sosial Terhadap Hasil Belajar IPS SMP di Kabupaten Lumajang

Moh. Sutomo Sutomo

Abstrak


ABSTRAK

 

Sutomo, Moh. Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan  Keterampilan Sosial Terhadap Hasil Belajar IPS SMP di Kabupaten Lumajang. Disertasi. Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd.; (2) Prof. Dr. Punaji Setyosari, M.Pd., M.Ed.;(3) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd.

 

Kata-Kata Kunci:  pembelajaran kooperatif  jigsaw, keterampilan sosial, hasil belajar IPS

 

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran pada jenjang pendididkan  SMP yang membekali siswa untuk memahami dan merefleksikan nilai-nilai sosial, mengembangkan dan mengklarifikasi nilai-nilai personal, memaksimalkan partisipasi siswa sesuai dengan aktifitas sosial baik sebagai individu maupun kelompok. Untuk itu kemampuan memahami dan menganalisis materi IPS adalah salah satu hasil belajar dari pembelajaran IPS dari segi kognitif yang hendak dicapai. Namun salah satu kendala utama adalah lemahnya proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya perolehan hasil belajar siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran kooperatif jigsaw, dengan mengakomodasi keterampilan sosial yang dimiliki oleh siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh  dan interaksi strategi pembelajaran (kooperatif  jigsaw dan tradisional), keterampilan sosial (tinggi dan rendah) terhadap kemampuan memahami materi IPS dan kemampuan menganalisis materi IPS SMP di kabupaten Lumajang.

Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi faktorial 2x2 version of non-equivalent controll group design. Rancangan dipilih karena subyek dalam penelitian dalam kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Subyek penelitian melibatkan siswa VIII yang ada di SMP Negeri 1 Yosowilangun dan siswa SMP Negeri 2 Yosowilangun kabupaten Lumajang sebanyak 111 siswa. Subyek penelitian terbagi dalam kelompok kelas yang ada di dua lembaga yaitu kelas VIII A dan VIII D di SMP Negeri 1 Yosowilangun dan kelas VIII D dan VIII G di SMP Negeri 2 Yosowilangun yang terbagi dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data yang ada di analisis secara deskriptif  dengan menggunakan uji statistik MANOVA  dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows  dan  taraf signifikansi yang digunakan adalah 5%.

Hasil penelitian menunjukkan (1) Ada  perbedaan yang signifikan kemampuan memahami materi IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran kooperatif jigsaw dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran tradisional.(2) Tidak ada  perbedaan yang signifikan kemampuan  memahami materi IPS antara kelompok siswa yang memiliki keterampilan sosial tinggi dan kelompok siswa yang memiliki keterampilan sosial rendah. (3) Ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran (kooperatif jigsaw, dan tradisional)  dan keterampilan sosial terhadap kemampuan memahami materi IPS. (4) Ada perbedaan yang signifikan kemampuan menganalisis  materi IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran kooperatif jigsaw dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran tradisional. (5) Tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan  menganalisis materi IPS antara kelompok siswa yang memiliki keterampilan sosial tinggi dan kelompok siswa yang memiliki keterampilan sosial rendah. (6) Ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran (kooperatif jigsaw, dan tradisional) dan keterampilan sosial terhadap kemampuan menganalisis materi IPS.

Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa saran: (1) strategi pembelajaran kooperatif jigsaw memiliki kemampuan berbeda dengan pembelajaran  tradisional, oleh karena itu patut dipertimbangkan dalam  pembelajaran sebagai salah satu strategi pembelajaran yang unggul. (2) adanya interaksi antara strategi pembelajaran dan keterampilan sosial dalam pencapaian hasil belajar, oleh karena itu keterampilan sosial yang dimiliki siswa perlu diperhatikan dalam menentukan pemilihan strategi pembelajaran.