DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Muatan Bahasa Indonesia dalam Buku Pelajaran Kelas IV Edisi Revisi 2014.

Dina Ferisa

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang ditemukan pada buku pelajaran kelas IV. Permasalahan tersebut teridentifikasi setelah dilakukan studi awal terhadap buku pelajaran tema satu Indahnya Kebersamaan yang telah mendapat penilaian dari para ahli. Berdasarkan hasil identifikasi, permasalahan-permasalahan yang terdapat pada buku tersebut, khususnya dalam aspek kebahasaan, meliputi: pengabaian terhadap pencantuman tanda baca, nama pengarang dan sumber kutipan; ketidakseimbangan jumlah kalimat dalam wacana; dan penyajian bacaan yang berupa penggalan-penggalan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian berjudul Analisis Muatan Bahasa Indonesia (BI) dalam Buku Pelajaran Kelas IV Edisi Revisi 2014 ini dilaksanakan.

Penelitian ini difokuskan pada buku pelajaran tema satu, yakni Indahnya Kebersamaan. Informasi yang ditelaah pada bagian tersebut mencakup: (1) aspek kebahasaan meliputi kata, kalimat, paragraf, dan wacana; (2) pengorganisasian bahan pembelajaran; (3) fungsi teks; (4) keterkaitan muatan BI dengan muatan lain; dan (5) proporsi muatan BI.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian noninteraktif berdasarkan kajian dokumen. Data penelitian yang menjadi bahan kajian adalah teks dalam buku pelajaran, tema satu. Prosedur pengumpulan data menggunakan kajian dokumentasi. Kegiatan analisis dan interpretasi dilakukan dengan memanfaatkan buku pelajaran dengan pertimbangan bahwa objek penelitian akan lebih dipahami dan dimaknai secara naratif. Pengecekan keabsahan data temuan dilakukan dengan pengecekan teman sejawat.

Temuan penelitian ini meliputi: (1) aspek kebahasaan, (2) pengorganisasian bahan, (3) fungsi teks, (4) keterkaitan muatan BI dengan muatan lain, dan (5) proporsi muatan BI. Ciri aspek kebahasaan yang ditemukan meliputi: kata tunggal muncul secara dominan dibanding kata kompleks; kalimat tanya, perintah, dan berita juga muncul dalam jumlah cukup banyak; paragraf eksposisi lebih banyak ditemukan dan tidak ditemukan jenis paragraf deskripsi; jumlah kalimat dalam setiap paragraf dan jumlah kata dalam setiap kalimat yang tersaji tidak seimbang; ketersediaan teks nonsastra lebih banyak dibanding teks sastra; terdapat pengabaian pencantuman sumber, keengganan penulis mencari tulisan-tulisan para ahli; dan kecenderungan wacana yang ditampilkan berupa penggalan-penggalan. Pengorganisasian bahan belum memperlihatkan ketersajian pendekatan saintifik yang bertahap dengan lima pengalaman belajar pokok. Pengabaian ditemukan pencantuman tanda seru dalam pengorganisasian bahan yang tersaji. Dari segi fungsi, teks kurang memperlihatkan kegiatan pembelajaran berbasis teks sesuai tahap-tahap pembangunan teks mandiri. Keterkaitan muatan BI dengan muatan lain belum menyajikan panduan yang jelas dalam memperlihatkan tahap-tahap untuk melatih empat keterampilan berbahasa. Proporsi muatan BI melalui penghitungan porsi ideal dengan kemunculan muatan BI dalam buku sudah berlebih. Akan tetapi jika dilihat berdasarkan konten muatan, kedalaman materi BI yang disajikan dalam melatih empat keterampilan berbahasa masih belum proporsional.

Secara keseluruhan, dari aspek kebahasaan, dapat dikatakan bahwa buku pelajaran kelas IV tema satu memiliki kualitas cukup baik. Dari segi pengorganisasian bahan pembelajaran, perlu pembenahan dan penekanan dalam mewujudkan proses pembelajaran yang tersaji atas lima pengalaman belajar pokok yang dirangkai mengikuti kegiatan secara bertahap dalam pendekatan pembelajaran saintifik. Penggunaan pembelajaran berbasis teks yang relevan dengan tahap-tahap yang jelas akan mewujudkan proses pembelajaran dengan menggunakan teks sesuai tujuan dalam berkomunikasi. Muatan BI berfungsi mendistribusikan pengetahuan yang didasari oleh upaya melatihkan empat keterampilan berbahasa. Panduan yang relevan dalam melatihkan empat keterampilan berbahasa tersebut akan mewujudkan pembelajaran tematik.

Pembahasan mengenai  proporsi muatan BI masih perlu ditinjau ulang, khususnya pada aspek kebahasaan, pengorganisasian bahan pembelajaran, fungsi teks, dan keterkaitan muatan BI dengan muatan lain. Muatan BI yang menjadi muatan utama perlu dikaitkan dengan keberhasilan muatan lain dalam mendorong siswa untuk melatih keterampilan berbahasa.

Penulis buku dan penyusun kurikulum hendaknya mencermati hasil perumusan muatan BI yang tersaji dalam buku pelajaran kelas IV tema satu secara berulang. Hal tersebut akan meminimalisasi tingkat kesalahan substansial atau teknis. Selain itu, penyediaan wacana yang lebih variatif dan penggunaan media audio untuk melatihkan keterampilan membaca dan menyimak sangat dibutuhkan. Pencantuman sumber kutipan secara taat asas juga sangat dibutuhkan sebagai rambu kedisiplinan dalam menghindari tindak plagiat.