DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Desain Pembelajaran Geografi dengan Pendekatan Konstruktivistik

SYAIFUL . KHAFID

Abstrak


ABSTRAK

 

Khafid, Syaiful.  2015.  Pengembangan  Desain  Pembelajaran  Geografi  dengan

Pendekatan Konstruktivistik. Disertasi. Program Studi Pendidikan Geografi,

Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Prof.Dr.Sumarmi,  

M.Pd., (II) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd., (III) Dr. I Nyoman Ruja, S.U.

 

Kata kunci: desain, pembelajaran geografi, pendekatan konstruktivistik

 

Pembelajaran geografi sebagian besar masih menggunakan desain pembela-jaran dengan pendekatan behavioristik yang menekankan bahwa belajar ialah perolehan dan penambahan pengetahuan kepada siswa. Pola pembelajaran geo-grafi yang dipergunakan masih berorientasi penyampaian materi sebagai produk, belum pada cara mendapatkan ilmu sebagai proses, dan desain pembelajaran geo-grafi belum menggunakan pendekatan konstruktivistik yang menekankan objek formalnya sehingga geographical eye belum dikuasai siswa.

Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan desain pembelajaran geografi de-ngan pendekatan konstruktivistik meliputi (1) model desain pembelajaran kon-struktivistik (DPK), (2) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (3) bahan ajar geografi (BAG), (4) lembar kegiatan siswa (LKS), dan (5) lembar evaluasi belajar (LEB). Melalui desain ini diharapkan siswa proaktif mengonstruksi ilmu geografi.

Model penelitian ini menggunakan R2D2, meliputi: reflektif, rekursif, desa-in dan pengembangan yang memiliki tiga fokus yakni (1) penetapan, (2) desain dan pengembangan, dan (3) diseminasi. Reviu produk dilakukan oleh dua ahli de-sain pembelajaran geografi, uji kelompok 15 guru dengan subjek uji coba siswa kelas X MIPA-3 LM Geografi SMAN 1 Sidayu dan X IPS-1 SMAN 1 Kebomas berjumlah 64 orang. Instrumen uji coba berupa angket, observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil reviu dan uji coba produk dianalisis dengan teknik persentase dan deskripsi kualitatif.

Hasil reviu model DPK oleh pereviu 1 dinilai 80, kategori cukup layak, direvisi, sedangkan oleh pereviu 2 dinilai 88, kategori layak, tidak direvisi. Hasil reviu model RPP oleh pereviu 1 dinilai 87, kategori layak, tidak direvisi, sedang-kan oleh pereviu 2 dinilai 79, kategori cukup layak, direvisi. Hasil reviu BAG oleh pereviu 1 dinilai 80, kategori cukup layak, direvisi, sedangkan oleh pereviu 2 dinilai 91, kategori sangat layak, tidak direvisi. Hasil reviu LKS oleh pereviu 1 dinilai 82, kategori layak, tidak direvisi, sedangkan oleh pereviu 2 dinilai 92, kategori sangat layak, tidak direvisi. Hasil reviu LEB oleh pereviu 1 dinilai 80, kategori cukup layak, direvisi, sedangkan oleh pereviu 2 dinilai 100, kategori sangat layak, tidak direvisi. Hasil observasi aktivitas guru dan siswa di SMAN 1 Sidayu masing-masing mencapai 86,67%, sedangkan aktivitas guru dan siswa di SMAN 1 Kebomas mencapai 100% dan 86,67%. Sebanyak 14 tim belajar mem-peroleh rerata perkembangan nilai ≥ 25 dengan predikat super dan 2 tim belajar mendapatkan nilai berkisar 20-24 dengan predikat hebat. Respon mayoritas siswa terhadap pembelajaran konstruktivistik ialah menyenangkan.

Produk DPK dan perangkat pembelajarannya telah direvisi. Guru disaran-kan menguasai: (1) prinsip pembelajaran konstruktivistik, (2) secara komprehen-sif dan terampil menerapkan produk pengembangan pembelajaran geografi, (3) filsafat konstruktivisme dan pembelajaran konstruktivistik, (4) karakteristik siswa beserta gaya belajarnya, (5) bahan ajar geografi secara luas, mendalam, holistik, dan (6) menyebarluaskan pembelajaran konstruktivistik ke MGMP Geografi.