DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Model Struktural Efikasi Diri Akademik Siswa SMP Negeri di Kota Malang

ASRIANA KIBTIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Kibtiyah, Asriana. 2015. Model Struktural Efikasi Diri Akademik Siswa SMP Negeri di Kota Malang. Disertasi, Program Studi Psikologi Pendidikan, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Johana Endang Prawitasari, Ph.D, (II) Dr. Adi Atmoko, M.Si dan (III) Dr. M. Ramli, M.A.

 

Kata kunci: persuasi verbal guru, pengalaman pencapaian akademik, atribusi siswa, efikasi diri akademik

Efikasi diri akademik memengaruhi: (1) penetapan tujuan siswa, (2) seberapa besar upaya yang dilakukan siswa dalam mencapai tujuan, dan (3) daya tahan siswa dalam menghadapi kesulitan dan tugas baru yang diterima (Bandura, 2002). Tujuan utama peneliti adalah mengetahui kesesuaian model struktural efikasi diri akademik siswa yang dibangun pada penelitian ini secara empiris

Penelitian ini dilakukan dalam setting yang alami (natural), bersifat correlation explanatory. Terdapat 24 SMP Negeri di Kota Malang yang tersebar di 5 kecamatan. Sampel diambil dengan  teknik Multistage Random Sampling, jumlah responden adalah 228 siswa dari 15 sekolah terpilih. Variabel yang diamati adalah: persuasi verbal guru, pengalaman pencapaian akademik,  atribusi siswa,  dan  efikasi diri akademik. Reliabilitas instrumen persuasi verbal guru 0,844, pengalaman pencapaian akademik 0,813,  atribusi siswa 0,886,  dan  efikasi diri akademik 0,889 dan loading factor masing-masing butir tiap variabel di atas 0,4. Analisis data menggunakan structural equation modeling (SEM) dan perhitungan dilakukan dengan software AMOS versi 20.

Model struktural yang dibangun secara konseptual pada penelitian ini fit (sesuai) secara empiris. Terdapat 5 hipotesis yang terbukti, yakni:  (1) efikasi diri akademik siswa dipengaruhi atribusi siswa, (2)  efikasi diri akademik siswa dipengaruhi persuasi verbal guru, (3) atribusi siswa dipengaruhi oleh pengalaman pencapaian akademik, (4) pengalaman pencapaian akademik dipengaruhi oleh persuasi verbal guru,  (5) efikasi diri akademik dipengaruhi oleh pengalaman pencapaian akademik melalui atribusi siswa. Terdapat 4 hipotesis yang tidak terbukti, yakni: (1) efikasi diri akademik dipengaruhi oleh pengalaman pencapaian akademik, (2)  atribusi siswa dipengaruhi persuasi verbal guru, (3) efikasi diri akademik dipengaruhi persuasi verbal guru melalui atribusi siswa, (4) efikasi diri akademik dipengaruhi persuasi verbal guru melalui pengalaman pencapaian akademik.

Berdasarkan temuan, peneliti menyarankan: (1) guru perlu menciptakan kesempatan pengalaman keberhasilan pada siswa dengan cara merancang tugas yang tingkat kesulitannya sedikit di atas kemampuan siswa, (2) guru perlu memperhatikan tuturan verbalnya, karena tuturan verbal guru memengaruhi efikasi diri akademik siswa baik secara langsung maupun secara tidak langsung, (3) penelitian lanjutan dapat menambahkan variabel lain, mengingat pengaruh atribusi siswa dan persuasi verbal guru terhadap efikasi diri akademik siswa hanya sebesar 61%, variabel lain antara lain pengalaman vikarius (vicarious experiance), keadaan psikologi (psychological state).