DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI MAN Tambakberas Jombang Melalui Strategy Pemetaan Konsep

Effi Fadhilah

Abstrak


ABSTRAK

 

Effi Fadhilah. 2009. Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI MAN Tambakberas Jombang Melalui Strategy Pemetaan Konsep. Tesis. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pasca Sarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Johannes A. Prayogo, M.Pd., M.Ed. (II) Drs. Fachrurrazy, M.A., Ph.D.

 

Kata kunci: strategi pemetaan koncep, kemampuan membaca pemahaman

 

Fakta yang terjadi pada pengajaran bahasa Inggris di MAN Tambakberas Jombang khususnya pengajaran membaca pemahaman menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan membaca pemahaman yang rendah. Prestasi mereka masih di bawah standard ketuntasan belajar minimal. Untuk memecahkan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian melalui penerapan strategy pemetaan konsep yang merupakan salah satu strategy pengajaran membaca. Dengan penerapan strategy pemetaan konsep diharapkan kemampuan membaca siswa bisa ditingkatkan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menjelaskan bagaimana strategi pemetaan konsep bisa meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas secara kolaborasi. Dalam melakukan penelitian ini peneliti berperan sebagai praktisi dan guru matapelajaran berpearan sebagai pengamat. Penelitian ini menggunakan empat tahapan utama penelitian tindakan kelas: perencanaan, pelaksanaan, obseravasi, dan refleksi. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 yang berjumlah 45 siswa tahun pelajaran 2008/2009.  Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus yang terdiri dari dua pertemuan. Kegiatan pra-membaca dan dalam-membaca dilakukan pada pertemuan pertama sedangkan kegiatan setelah-membaca termasuk test membaca pemahaman diberikan pada pertemuan kedua. Beberapa instrument seperti lembar observasi, catatan lapangan, dan tes digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan data yang diperlukan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kegiatan penting yang seharusnya diikuti untuk mengajarkan membaca pemahaman dengan strategy pemetaan konsep yang terdiri dari beberapa tahap: Pada tahap sebelum kegiatan membaca, ada beberapa kegiatan yang dikerjakan (1) guru menjelaskan tujuan pembelajaran, (2) guru melakukan kegiatan brainstorming untuk merangsang pengetahuan siswa sebelumnya tentang topik bacaan, (3) guru mencatat informasi dari kegiatan brainstorming yang selanjutnya membuat pemetaan konsep berdasarkan topik. Pada tahap sedang membaca, beberapa kegiatan yang dilakukan: (1) guru menjelaskan tentang perintah yang ada di lembar kegiatan siswa, (2) guru membantu siswa untuk menemukan bahasa Indonesianya kata-kata tertentu yang ada, (3) guru membantu siswa mencari ide utama dan ide pendukung dari teks, (4) guru meninjau kegitan diskusi yang dilakukan siswa, (5) guru membimbing siswa untuk membuat pemetaan konsep terhadad teks yang ada. Pada tahap setelah membaca, kegiatan yang dikerjakan: (1) guru menyuruh siswa untuk melengkapi peta konsep di papan tulis, dan (2) guru menyelenggarakan tes pemahaman bacaan yang diikuti oleh keseluruhan siswa secara individu tanpa bentuan dari siswa lain atau dari guru.

 

 

Selanjutnya, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan model strategi koncep pemetaan yang tepat dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Tanda adanya peningkatan prestasi tersebut dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata membaca pemahaman siswa yang telah memenuhi standar ketuntasan belajar minimal yaitu 52,33 dari nilai pre-tes, 66,11 dari nilai tes 1, 70,33 dari nilai tes 2, dan 76,11 dari nilai tes 3. Jika dilihat dari prosentase siswa yang sukses pada setiap tes dapat ditunjukkan bahwa terdapat  9 siswa (20%) yang sukses pada pre-tes, 23 siswa (51,11%) pada siklus 1, 26 siswa (57,78%) pada siklus 2, dan 38 siswa (84,44%) pada siklus 3. Disamping itu hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan srtategi pemetaan konsep juga bisa membuat siswa lebih aktif untuk berpartisipasi dalam kegiatan proses belajar mengajar. Peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran adalah 57,69% pada siklus 1, 73,08% pada siklus 2, dan 86,54% pada siklus 3.

Berdasarkan hasil penelitian, saran ditujukan kepada para guru Bahasa Inggris yang mempunyai masalah yang serupa supaya mengimplementasikan strategi pemetaan konsep sebagai salah satu alternatif strategi untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Selanjutnya, untuk peneliti yang akan datang dianjurkan untuk mengadakan peneltian serupa secara mendalam dengan tempat dan jenis teks yang berbeda untuk mengetahui apakah strategi pemetaan konsep juga efektif untuk meningkatkan prestasi membaca siswa.