DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Implementasi KTSP Dalam Pembelajaran Program Studi Keahlian Teknik Otomotif SMK Kabupaten Kediri

Syamsul Syamsul

Abstrak


ABSTRAK

 

Syamsul, 2014. Implementasi KTSP Dalam Pembelajaran Program Studi Keahlian Teknik Otomotif SMK Kabupaten Kediri. Tesis, Program Studi Pendidikan Kejuruan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1). Prof. Dr. Ir. H. Djoko Kustono, M. Pd. (2) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd.

Kata Kunci: implementasi, kurikulum tingkat satuan pendidikan, sekolah menengah kejuruan program studi keahlian teknik otomotif.

Optimalitas ketercapaian tujuan implementasi KTSP pada Program Studi Keahlian Teknik Otomotif untuk pencapaian penguasaan kompetensi peserta didik sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru mengaplikasikan kurikulum dalam proses pembelajaran. Hal mendasar yang dapat menentukan tingkat keberhasilan implementasi kurikulum adalah kualitas serta kesesuaian rencana pembelajaran dengan pelaksanaannya. Kualitas rencana pembelajaran terdiri atas kesesuaian, kelengkapan dan ketepatan penjabaran standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, strategi pembelajaran dan sajian pertemuannya. Selanjutnya tentang pelaksanaan pembelajaran berkaitan dengan kemampuan guru dan keterlaksanaan proses pembelajaran, mulai membuka pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran, penilaian dan faktor pendukung. Penelitian ini berpijak dari pantauan dan temuan di sekolah mengenai ketidak sesuaian jumlah RP dengan jumlah guru program studi, penjabaran standar kompetensi ke kompetensi dasar kurang tepat, RP kurang lengkap, RP copy paste, ada guru program studi kurang sesuai karena sesuatu hal sekolah kekurangan guru, dan dalam proses pembelajaran masih terdapat kompetensi yang kurang sesuai.

Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui kualitas rencana pembelajaran dan pelaksanaannya yang telah dibuat dan dilaksanakan oleh guru Program Studi Keahlian Teknik Otomotif, Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Semester I Tahun Ajaran 2012-2013, SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B Kabupaten Kediri. disamping itu juga untuk mengetahui perbedaan kualitas rencana pembelajaran dan pelaksanaannya.

Rancangan penelitian jenis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan angket yaitu angket RPP dan angket pelaksanaan pembelajaran. Populasi penelitian 73 responden guru program studi dari sebelas SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B Kabupaten Kediri. Instrumen diuji cobakan pada 14 responden dan sisanya 59 responden diperlakukan sebagai sumber data penelitian. Analisis data statistik deskriptif untuk mengetahui kualitas RP dan pelaksanaan pembelajaran, kemudian untuk mengetahui perbedaan kualitas RP dan pelaksanaannya menggunakan uji beda menggunakan uji t. Untuk keperluan analisis menggunakan SPSS 18 for Windows.

Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif data RPP yang telah dibuat oleh guru Program Studi Keahlian Teknik Otomotif, Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Semester I Tahun Ajaran 2012-2013, SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B Kabupaten Kediri, hasil analisis data menunjukkan kualitas RP : SMK Negeri = 82% (Sangat baik), SMK Swasta = 71,6% (Baik), secara akumulatif SMK Negeri dan Swasta = 72,48% (Baik),dan SMK Berakreditasi A = 75,22% (Baik), SMK Berakreditasi B = 68,75% (Baik). Selanjutnya kualitas pelaksanaan SMK Negeri = 85% (Sangat baik), SMK Swasta = 81,8% (Sangat baik), secara akumulatif SMK Negeri dan SMK Swasta = 82,08% (Sangat baik), dan SMK Berakreditasi A = 83,2% (Sangat baik), SMK Berakreditasi B = 80,55% (Sangat baik). Kesimpulan kualitas RP SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B berkategori baik dan kualitas pelaksanaan pembelajaran berkategori sangat baik.

Hasil analis tersebut menunjukkan bahwa perbedaan kualitas RP dan pelaksanaan pembelajaran antara SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B : Kualitas RP antara SMK Negeri dan SMK Swasta terbaca nilai t = 2,544 dengan tingkat signifikasi alpha = 0,014 lebih kecil dari nilai alpha = 0,05, artinya ada perbedaan kualitas RP;sedangkan untuk kualitas pelaksanaannya terbaca nilai t = 0,831 dengan tingkat signikasi alpha = 0,410 lebih besar dari nilai alpha = 0,05, artinya tidak ada perbedaan kualitas pelaksanaan pembelajaran; kemudian  kualitas RP antara SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B terbaca nilai t = 2,843 dengan tingkat signifikasi alpha = 0,006 lebih kecil dari nilai alpha = 0,05, artinya ada perbedaan kualitas RP; sedangkan untuk kualitas pelaksanaannya terbaca nilai t = 1,231 dengan tingkat signifikasi alpha = 0,224 lebih besar dari nilai alpha = 0,05 artinya tidak ada perbedaan kualitas pelaksanaan pembelajaran adanya perbedaan kualitas RP antara SMK Negeri dan SMK Swasta serta SMK Berakreditasi A dan SMK Berakreditasi B, sementara tidak adanya perbedaan untuk kualitas pelaksanaan pembelajaran, hal itu diduga karena kurangnya kesadaran kewajiban administrasi, atauada perbedaan pemahaman terkait petunjuk teknis, namun dalam pelaksanaan pembelajaran para guru sama – sama sudah menguasai materi, berpengalaman dan berkompeten.

Untuk menyelesaikan masalah ini dapat dengan penataran atau pelatihan termasuk himbauan kesadaran pembuatan RP secara tertulis, karena bagaimanapun, ini disebabkan oleh pentingnya RP untuk mengembangkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran untuk mencapai penguasaan kompetensi peserta didik. Dengan demikiandiperlukan adanya pertemuan para guru program studi sebagai sarana pembahasan berbagai hal pembelajaran. Selain itu berkenaan dengan masukan informasi adanya kesenjangan, kendala kurang atau belum adanya sinkronisasi standar kompetensi antara SMK dengan Du/Di serta akan diberlakukannya kurikulum 2013 terkait mata pelajaran produktif otomotif yang dikonsentrasikan pada semester 5-6, maka kedua hal tersebut perlu pembahasan ke arah tindakan nyata dari para pemangku kepentingan.