DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Motivasi Spiritual, Budaya Organisasi, Etos Kerja, Kinerja Profesional terhadap Perilaku Konsumsi (Studi Pada Guru-Guru Mata Pelajaran Ekonomi/Akuntansi SMA/MA/SMK di Wilayah Malang Raya, dengan Pendekatan Metode Mixed). (Disertasi)

Heri Pratikto

Abstrak


            Studi tentang motivasi dan budaya organisasi dengan pendekatan ilmu perilaku organisasi kontemporer dan pengaruhnya terhadap kinerja organisasi maupun perilaku ekonomi individu sudah sering dilakukan. Namun, studi semacam ini dengan memasukkan aspek spiritual, khususnya nilai-nilai ke-Islam-an masih sangat sedikit dilakukan. Padahal, secara kualitatif maupun kuantitatif dari hasil penelitian yang masih terbatas, menunjukkan bahwa prestasi kerja sebagian besar dipengaruhi oleh soft skill (80%), dan nilai-nilai keagamaan merupakan sumber utama pembentuk perilaku, termasuk perilaku konsumsi.

            Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap pengaruh motivasi spiritual, persepsi dan sikap atas budaya organisasi terhadap perilaku konsumsi yang dimediasi oleh etos kerja dan kinerja professional. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kombinasi metode kuantitatif-kualitatif, dengan model Qualitative methods to explain quantitative finding. Subyek penelitian adalah guru-gugu Ekonomi/Akuntansi SMTA di wilayah Malang Raya dengan populasi penelitian mencapai 429 individu (2007). Dengan teknik porpusive proportional random sampling diperoleh sampel sebesar 126 individu. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan pengamatan. Analisis data kuantitatif menggunakan SEM dengan dukungan piranti lunak AMOS, data kualitatif dengan analisis isi.

            Hasil penelitian mengungkapkan bahwa:  (1) secara langsung (a) motivasi spiritual berpengaruh terhadap budaya organisasi, etos kerja, kinerja profesional, dan perilaku konsumsi; (b) persepsi dan sikap atas budaya organisasi berpengaruh terhadap etos kerja; (c) etos kerja berpengaruh terhadap kinerja profesional (d) kinerja profersional berpengaruh terhadap perilaku konsumsi; (2) secara tidak langsung (a) budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja profesional melalui etos kerja; (b) etos kerja berpengaruh terhadap perilaku konsumsi melalui kinerja profesional; (c) secara tidak langsung budaya organisasi berpengaruh terhadap perilaku konsumsi; (3) budaya organisasi memiliki peranan penting dalam proses internalisasi nilai-nilai pembentuk persepsi guru atas profesi pekerjaan yang berpengaruh terhadap etos kerja, kinerja profesional dan perilaku konsumsi; (4) belum ada perbedaan kinerja yang berarti antara sebelum dan sesudah sertifikasi.

            Temuan penelitian, berimplikasi teoretis pada bidang ekonomi, manajemen, pendidikan ekonomi, dan perilaku organisasi. Disarankan bahwa sebaiknya organisasi persekolahan mengembangkan budaya sekolah berbasis spiritual, memasukkan ekonomi syariah sebagai salah satu materi pembelajaran Mata Pelajaran Ekonomi/Akuntansi, guru mengembangkan model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan berbasis spiritual. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa hingga kini belum ada perbedaan berarti kenerja profesional guru antara sebelum dan sesudah tersertifikasi, untuk itu disarankan agar program sertifikasi profesi guru perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kinerja profesi guru.