DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Matematika Keuangan Bercirikan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Kelas XI Akuntansi SMKN 5 Madiun. (Tesis)

Josef Irwantoko, Sri Mulyati, Tjang Daniel Chandra

Abstrak


Keberadaan bahan ajar sebagai sumber belajar, merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Selama ini siswa di SMKN 5 Madiun menggunakan buku teks sebagai sumber belajar. Buku teks tersebut belum maksimal dalam membantu siswa mengkonstruksi pemahaman siswa dalam pemecahan masalah. Aktivitas dan langkah-langkah dalam buku teks yang digunakan selama ini tidak secara eksplisit memberi kesempatan kepada siswa baik secara individu maupun kelompok untuk berperan aktif dalam mengkonstruksi sendiri pemahamannya untuk dapat secara mandiri memecahkan masalah-masalah matematika keuangan.

Berdasarkan masalah tersebut, maka dikembangkan bahan ajar matematika keuangan yang memuat kegiatan untuk memberi kesempatan kepada siswa berperan aktif dalam mengkonstruksi sendiri pemahamannya, menemukan konsep, dan dapat menentukan kesimpulan sehingga secara mandiri ataupun berkelompok dapat memecahkan masalah-masalah matematika keuangan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang demikian merupakan ciri dari pembelajaran berbasis masalah.

Dengan demikian bahan ajar yang dikembangkan adalah bahan ajar matematika keuangan bercirikan pembelajaran berbasis masalah untuk kelas XI Akuntansi SMKN 5 Madiun yang valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran ini menggunakan langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah menurut Fogarty, yaitu (1) menemukan masalah, (2) mendefinisikan masalah, (3) mengumpulkan fakta-fakta, (4) menyusun dugaan sementara, (5) menyelidiki, (6) menyempurnakan permasalahan yang telah didefinisikan, (7) menyimpulkan alternatif-alternatif pemecahan secara kolaboratif, (8) menguji solusi permasalahan. Bahan ajar ini dapat digunakan siswa sebagai sumber belajar untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah.

Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Plomp, tanpa fase implementasi. Kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan ditetapkan oleh peneliti. Kevalidan ditentukan dari hasil validasi tiga validator, yaitu dua orang dosen dan seorang praktisi. Kepraktisan ditentukan dari hasil pengamatan dua observer dan keefektifan ditentukan dari hasil pengamatan dua observer terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa selama pembelajaran sebagai pengguna pada saat uji coba lapangan. Untuk mendukung pelaksanaan bahan ajar ini, juga dirancang RPP dan instrumen penelitian. Instrumen penelitian meliputi: (1) lembar validasi, (2) lembar observasi, (3) angket, dan (4) tes.

Hasil validasi dari tiga validator menunjukkan bahwa bahan ajar, RPP, dan instrumen penelitian memenuhi kriteria valid. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa bahan ajar telah memenuhi kriteria praktis dan efektif.

Untuk pengembangan lebih lanjut, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: (a) pilih materi yang cocok untuk dibelajarkan kepada siswa melalui pembelajaran berbasis masalah, (b) upayakan pengembangan bahan ajar bercirikan pembelajaran berbasis masalah yang cocok untuk karakteristik dan masalah pembelajaran yang berbeda-beda.


Kata kunci: pengembangan, bahan ajar, pembelajaran berbasis masalah, matematika keuangan