DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasional, Organizational Citizenship Behavior, dan Pemberdayaan dengan Kinerja Dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jawa Timur. (Disertasi)

Susi Milwati, Hendyat Soetopo, Willem Mantja, Nurul Ulfatin

Abstrak


Dosen adalah seseorang yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diangkat oleh penyelenggara perguruan tinggi dengan tugas utama melaksanakan Tri Dharma pendidikan. Keberhasilan dosen dalam melaksanakan tugas ditunjukkan oleh kinerja (performance) dosen sebagai tenaga pendidik, peneliti dan pengabdian pada masyarakat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kinerja dipengaruhi oleh beberapa variabel, antara lain Organizational Citizenship Behavior (OCB) yang baik, komitmen pada organisasi dan pemberdayaan terhadap dosen. OCB, komitmen dan pemberdayaan dosen perlu didukung oleh kepemimpinan yang kuat dalam organisasi.

Kajian teoritis dan temuan beberapa penelitian di bidang kinerja dosen mendorong peneliti untuk melakukan kajian di Poltekkes Kemenkes Jawa Timur. Poltekkes sebagai institusi pendidikan yang telah menerapkan pengelolaan keuangan dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU), sehingga peningkatan kualitas kinerja sumber daya manusia merupakan salah satu aspek yang penting.

Tujuan pokok penelitian adalah mengetahui hubungan langsung dan tak langsung yang signifikan antara kepemimpinan transformasional, komitmen organisasional, OCB, dan pemberdayaan dengan kinerja dosen di Politeknik Kesehatan Kemenkes di Jawa Timur.

Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey. Unit analisis dalam penelitian adalah dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jawa Timur dengan jumlah sampel 214 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang diukur eksistensi variabelnya dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Berdasarkan rancangan penelitian, data dianalisis dengan dua pendekatan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hubungan antar variabel dimodelkan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS 18. Pada penelitian ini kinerja dosen menjadi variabel endogen yang memiliki hubungan struktural dengan kepemimpinan transformasional, komitmen organisasional, OCB dan pemberdayaan dosen,

Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa kinerja dosen secara langsung bisa ditingkatkan melalui OCB dan pemberdayaan dan secara tidak langsung dari kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasional. OCB dosen akan semakin menguat apabila pemberdayaan dosen, komitmen organisasional dosen semakin meningkat. Peranan kepemimpinan transformasional berpengaruh dominan terhadap komitmen organisasional dosen.

Saran dari hasil penelitian adalah memiliki kontribusi bagi pimpinan Pimpinan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jawa Timur, perlu mengimplementasikan kepemimpinan transformasional melalui pemberian inspirasi dan berbasis intelektual. Pemberian inspirasi  dari pimpinan bagi para dosen ditampakkan dengan adanya kemampuan pimpinan dalam menyelesaikan permasalahan di institusi dengan perasaan optimis serta pimpinan mampu meningkatkan rasa optimisme bagi para dosen untuk menghadapi permasalahan pekerjaan. Sedangkan pada aspek berbasis intelektual  tampak dari aktifitas pimpinan untuk memecahkan masalah lama dengan cara yang baru, tidak mudah puas dengan hasil yang didapat dan selalu berambisi untuk berbuat lebih baik serta selalu belajar untuk menemukan hal hal baru yang mendukung pekerjaan.

Bagi dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jawa Timur, perlu menanamkan komitmen pada organisasi  melalui normative commitment dan affective commitment, serta menumbuhkan OCB melalui aspek courtesy dan altruism. Selain itu, dosen perlu memperoleh pemberdayaan yang tercermin dari self determination  dan impact.

Bagi Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kesehatan membuat kebijakan yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja dosen dengan mempertimbangkan aspek komitmen organisasi melalui normative commitment dan affective commitment, serta menumbuhkan OCB pada dosen melalui aspek courtesy dan altruism. Selain itu, dosen perlu memperoleh pemberdayaan yang tercermin dari self determination  dan impact.

Untuk penelitian selanjutnya perlu melakukan kajian pada universitas maupun sekolah tinggi dan tidak hanya dosen sebagai subyek penelitian akan tetapi tenaga administrasi. Perlu menguji hubungan langsung antara kepemimpinan transformasional dengan kinerja dosen. Selain itu, perlu melakukan kajian terhadap variabel-variabel yang belum termuat dalam penelitian ini, seperti lingkungan kerja maupun kompensasi.

 

Kata Kunci: Kepemimpinan transformasional, komitmen organisasional, Organizational Citizenship Behavior, pemberdayaan, kinerja dosen.