DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Kompetensi Kepala Sekolah Sebagai Agen Peru-bahan Pada Sekolah Berprestasi: studi multi kasus pada tiga SD/MI Berprestasi Di Kabupaten Bondowoso, Jember dan Situbondo. (Desertasi)

Juharyanto Juharyanto, Willem Mantja, Hendyat Soetopo, Ibrahim Bafadal

Abstrak


Penelitian ini berawal dari pengamatan penulis terhadap fenomena keberhasilan pengembangan sekolah/madrasah, khususnya SD/MI Swasta berciri khas Islam yang banyak mendominasi peraihan prestasi baik akademik maupun non akademik, di tingkat lokal, regional, nasional bahkan Internasional. Penelitian ini berusaha memahami implementasi kompetensi kepala sekolah sebagai agen perubah internal dalam mengemas sekolah/madrasah menjadi berprestasi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai spiritual, moral, komunal dan global. Penelitian ini difokuskan pada: (1) implementasi kompetensi kepribadian kepala sekolah sebagai agen perubahan pada sekolah berprestasi; (2) implementasi kompetensi manajerial; (3) implementasi kompetensi kewirausaha-an; (4) implementasi kompetensi supervisi; dan (5) implementasi kompetensi sosial kepala sekolah sebagai agen perubahan pada sekolah berprestasi; serta (6) Implementasi kompetensi kepala sekolah sebagai agen perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi kompetensi kepribadian kepala sekolah sebagai agen perubahan pada sekolah berprestasi; (2) implementasi kompetensi manajerial; (3) implementasi kompetensi kewirausahaan; (4) implementasi kompetensi supervisi; dan (5) implementasi kompetensi sosial kepala sekolah sebagai agen perubahan pada sekolah berprestasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif berjenis fenomenologis dengan rancangan multi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan (3), Penarikan kesimpulan. Dari hasil kajian data diperoleh temuan yang diklasifikasi menjadi dua profil, yaitu: kompetensi kepala sekolah/madrasah dan kepala sekolah sebagai agen perubahan. Sedangkan profil kompetensi kepala sekolah pada sekolah/ madrasah berprestasi antara lain: (1) Kompetensi Keperibadian meliputi: a. piawai mengkomunikasikan visi, indikator visi, misi, dan program; b. mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas spiritual dan kepemimpinan melalui beragam kegiatan formal dan informal; c. punya keinginan kuat dalam mengem-bangkan pengetahuannya dengan melibatkan diri dalam kegiatan organisasi profesi; d. bersikap terbuka terhadap semua masukan ide dan aspirasi; e. mampu melakukan koordinasi efektif dengan pihak-pihak terkait; f. terampil mendelegasi tugas kepemimpinannya. (2) Kompetensi Manajerial terdiri dari: a. terampil dalam manajemen kesiswaan penerimaan siswa baru, penempatan siswa, dan pengem-bangan kapasitas siswa; b. piawai mengembangan kurikulum dan pembelajaran; c. piawai mengelola keuangan sekolah; d. piawai mengelola keta­tausahaan sekolah dalam mendukung kegiatan-kegiatan sekolah; e. mampu mengelola unit layanan khusus; f. piawai mengelola kegiatan produksi/jasa; g. terampil melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan sekolah; h. piawai mengelola sistem informasi sekolah. (3) Kompetensi Kewirausahaan mencakup: a. piawai mengem-bangkan struktur kurikulum melalui integrasi nilai-nilai lokalitas, penerapan guru (semi) mata pelajaran; b. piawai berwirausaha untuk kepentingan sekolah. (4) Kompetensi Supervisi Akademik meliputi: a. mampu melakukan supervisi akademik melalui perencanaan dan pemanfaatan beragam media serta maksimalisasi delegasi secara efektif; b. Piawai memanfaatkan hasil supervisi sebagai dasar pembinaan profesionalitas guru secara berkelanjutan. (5) Kompetensi Sosial, terdiri dari: a. piawai dalam bekerjasama dengan institusi eksternal; b. terampil mengelola kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain. Temuan lain yang teridentifikasi adalah kepala sekolah sebagai agen peubah internal dengan perannya sebagai pengambil resiko memegang peran utama bagi perubahan sekolah dan semua unsur yang terlibat dengan sekolah/ madrasah dengan menerapkan pola kepemimpinan berbasis kesadaran, harapan dan kepedulian. Saran yang diajukan dalam penelitian ini antara lain kepada: (1) Kepala MI/SD di tiga kasus agar tetap berupaya melahirkan generasi Qurani berkarakter Indonesia dan tetap konsisten untuk berperan sebagai risk taker; (2) Penyelengga-ra Pendidikan dan Kepala SD/MI pada Umumnya menjadikan tiga sekolah ini sebagai model sekolah berprestasi; (3) Pemegang Kebijakan membuka peluang lebih terbuka bagi MI/SD untuk mengembangkan kurikulum (struktur) menurut visi, misi, lokalitas, dan potensi sekolah/madrasahnya masing-masing; (4) Lemba-ga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) agar program AP/MP memiliki laboratorium khusus kekepalasekolahan; (5) Masyarakat Pendidik dan Tokoh Masyarakat agar tetap menyadari dan meyakini bahwa keterlibatannya kedalam aktivitas dan program sekolah bermakna duniawi dan ukhrowi; dan (6) Para Peneliti Lain agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap lebih mendalam tentang sekolah/madrasah berprestasi dengan fokus yang berbeda.

 

Kata kunci: kompetensi kepala sekolah, agen perubahan, dan sekolah berprestasi