DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Guru dan Orangtua dalam mendukung Siswa Memahami Ilmu Pengetahuan Sosial (Studi Kasus di SMP Negeri 4 Madiun). (Tesis)

Reny Yuhana, I Nyoman Sudana Degeng, Sunaryanto Sunaryanto

Abstrak


IPS merupakan mata pelajaran interdisipliner yang kurang disenangi anak, ataupun jika anak merasa senang tetapi pemahaman anak terhadap IPS kurang. Dampaknya terlihat pada nilai belajar anak berada dibawah Standar Ketuntasan Minimal (SKM). Siswa dalam memahami IPS memerlukan pengalaman nyata. Hal-hal yang abstrak dalam IPS perlu divisualkan karena anak belum mencapai tahap pemikiran intelektual yang matang. Untuk menuju pada tahap pemikiran yang matang, sangat diperlukan bimbingan dan arahan baik dari guru dan orangtua. Keluarga dalam hal ini orang tua merupakan faktor penting dalam perkembangan individu, mengingat waktu anak dirumah lebih banyak dari waktu disekolah. Dukungan dari guru juga tidak kalah pentingnya karena merupakan penentu keberhasilan pembelajaran disekolah, walaupun disadari bahwa guru bukan satu-satunya penentu keberhasilan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan deskripsi mendalam tentang kondisi siswa dikelas dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran guru yang mendukung pemahaman siswa tentang  Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak memahami IPS di SMP Negeri 4 Kota Madiun. Berdasarkan pemikiran tersebut maka fokus penelitian ini dijabarkan dalam rumusan masalah sebagai berikut (1) bagaimanakah pemahaman siswa tentang IPS di SMP Negeri 4 Madiun, (2) bagaimana peran guru dalam  mendukung pemahaman siswa tentang IPS di SMP Negeri 4 Madiun dan (3) bagaimana peran orangtua dalam mendukung pemahaman siswa tentang IPS di SMP Negeri 4 Madiun. Peneliti memilih pendekatan diskriptif-kualitatif  dengan menggunakan rancangan penelitian studi kasus. Dalam hal ini, peneliti sebagai instrument utama. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Teknik purposif sampling digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan informan yang menghasilkan jenis data yang dijaring oleh peneliti yang berupa data primer dan data sekunder. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) siswa dapat dikatakan faham terhadap IPS apabila siswa dapat hidup di masyarakat dengan baik dan dapat menyelesaikan masalah-masalah pribadi maupun masalah-masalah sosial. Untuk itu siswa perlu menguasai pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skill), sikap dan nilai (attitudes and values), dan juga bagaimana siswa harus bertindak atau berperilaku (action), (2) Guru SMP Negeri 4 Madiun aktif dalam usaha membantu siswa memahami IPS. dan (3) keterlibatan orangtua dalam mendukung keberhasilan anak memahami IPS, ditemukan lima bentuk dukungan yaitu pengharapan orangtua terhadap pendidikan anaknya, dukungan psikologis, dukungan biaya, membantu anak mengatur waktu, dan menjalin komunikasi dengan guru yang berdampak pada pemahaman anak terhadap IPS. Saran yang perlu disampaikan demi kemajuan pendidikan adalah (1) orangtua, sudah waktunya pihak sekolah lebih memberdayakan orangtua untuk meningkatkan pengetahuan dan tindakan yang harus diambil orangtua dalam membantu anak memahami IPS pada khususnya dan mata pelajaran lain (2) guru, lebih memberdayakan guru untuk merubah paradigma pembelajarannya, dari paradigma yang meneruskan informasi menjadi proses pembelajaran yang lebih mendidik dan lebih bermakna bagi siswa dalam kehidupannya dan (3) orangtua dan guru, peningkatan kerjasama yang baik antara orangtua dan guru, membuat orangtua lebih mengerti keperluan anak disekolah, sehingga dapat membantu  anak memahami IPS pada khususnya atau mata pelajaran lain pada umumnya.

 

Kata-kata kunci: peran guru, peran orangtua dan memahami IPS