DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep Materi Organ Peredaran Darah Manusia untuk Siswa Kelas V SDN Bandungrejosari 3 Malang. (Tesis)

Afib Rulyansah, Sentot Kusairi, Sulton Sulton

Abstrak


Materi organ peredaran darah manusia terdapat pada kelas V sekolah dasar semester 1 tergolong abstrak karena siswa sulit mengamati secara langsung organ peredaran darah jika tidak ada objek fisik untuk memodelkan hal tersebut. Hal ini mempengaruhi ketertarikan siswa dalam belajar materi tersebut sehingga berdampak negatif pada hasil belajar siswa.  Permasalahan di atas perlu secepatnya diselesaikan. Salah satu alternatif pemecahan masalah yaitu mengembangkan bahan ajar disesuaikan dengan karakteristik siswa. Bahan ajar multimedia interaktif merupakan salah satu jenis bahan ajar. Bahan ajar multimedia interaktif memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan bahan ajar lain. Pembelajaran bermakna dapat dilakukan melalui peta konsep. Peta konsep memberikan bantuan visual untuk mengorganisasikan konsep-konsep yang akan dipelajari. Dengan pertimbangan tersebut, dikembangkan Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menghasilkan bahan ajar multimedia interaktif disertai peta konsep yang valid, praktis, menarik, dan efektif dan (2) mendeskripsikan bahan ajar multimedia interaktif disertai peta konsep yang valid, praktis, menarik, dan efektif. Pengembangan Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep ini menggunakan Model Pengembangan Modifikasi Borg & Gall. Secara garis besar langkah penelitian ini, yaitu (1) Studi Pendahuluan, (2) Perencanaan, (3) Desain Produk, (4) Validasi Produk, (5) Uji Coba Produk, dan (6) Produk Akhir. Dilakukan studi pustaka dan survey lapangan pada studi pendahuluan. Dilakukan analisis struktur isi, perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan instrumen uji kelayakan produk, dan penyusunan story board pada tahap perencanaan. Dilakukan penyusunan bahan ajar dan petunjuk penggunaannya pada tahap desain produk. Validasi produk, diberikan kepada ahli materi dan ahli media. Uji Coba Produk dilakukan dengan uji coba terbatas kepada guru dan siswa dilanjutkan revisi sehingga didapatkan produk akhir Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep. Uji coba produk terdiri atas uji coba awal dan uji coba terbatas. Uji coba awal terdiri atas validasi ahli materi dan validasi ahli media. Hasil validasi ahli materi mencapai 83% dan hasil validasi ahli media mencapai 73%. Uji coba terbatas dilakukan kepada guru dan siswa. Hasil rata-rata angket kepraktisan guru dan siswa mencapai persentase 95,38%. Hasil angket kemenarikan siswa mencapai persentase 90,76%. Hasil evaluasi belajar siswa menunjukkan 27 siswa (82%) telah tuntas belajar dan 6 siswa (18%) tidak tuntas belajar. Berdasarkan hasil di atas, bahan ajar multimedia interaktif disertai peta konsep telah valid, praktis, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar materi organ peredaran darah manusia.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Multimedia Interaktif, Peta Konsep, Organ Peredaran Darah Manusia.