DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Supervisi Kepala Sekolah, Insentif Guru, dan Motivasi Berprestasi Guru terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Sekecamatan Junrejo Kota Batu. (TESIS)

Muskowati Muskowati, Willem Mantja, Ahmad Sonhadji K.H.

Abstrak


Now a days, teacher’s performance is very important, related to the government program about the performance evaluation for the teachers that will be held in the early of 2013 as one of the conditions to achieve the higher level for the teachers to support the successful in education. Teachers should have a good performance as the leader in teaching and learning process. The headmaster, as the leader of school has a responsible to increase the teacher’s performance through supervision activity. Giving insentive for the teachers is also increase motivation to get good achievement. This research is to describe: (a) Teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu; (b) Headmaster supervise at State Elementary School in Junrejo, Batu; (c) Teacher’s insentive at State Elementary School in Junrejo, Batu; (d) teacher’s achievement motivation at State Elementary School in Junrejo, Batu; (e) headmaster’s supervise contribute to teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu ; (f) theacher’s insentive contribute to teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu; (g) teacher’s achiement motivation contribute to teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu ; (h) headmaster’s supervision contribute to teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu; (i) teacher’s insentive contribute to teacher’s performance at State Elementary School in Junrejo, Batu ; (j) teacher’s achievement motivation contribute to the teachers at State Elementary School in Junrejo, Batu. We use quantitative approach with observation in this research. There are 230 popuolation, the model we use is double regression analizies. 139 sample is the teachers of State Elementary School in Junrejo, Batu. Depend on the research we know that: (a) the performance of the teachers at State Elementary School in Junrejo, Batu is very high; (b) Headmaster’s supervision at State Elementary School in Junrejo, Batu is very high; (c) Teacher’s insentive at State Elementary School in Junrejo, Batu is high; (d) Teacher’s achievement motivation at State Elementary School in Junrejo, Batu is high; (e) Headmaster’s supervision contribute to the teacher’s performance, relatively 0,293% and effectively 10,1%; (f) Teacher’s insentive contribute to teacher’s performance, relatively 0,023% (2,3%) and  effectively 0,8%; (g) Teacher’s achievement motivation contribute to teacher’s performance, relatively 0,683 (68,3%) and effectively 23,4%; (h) Headmaster’s supervision, teacher’s insentive and teacher’s achievement motivation contribute all to the teacher’s performance is 34,2%. If the teacher’s performance is increased up to 100%, the 65,8% is supported by other variable. We can conclude that: to increase the teacher’s performance, the Headmaster and the government sould increase the quality and the quantity of Headmaster’s supervision (include: supervisor’s supervision), increase the teacher’s insentive so they can live wealthy and motivate the teacher’s to increase their performance beside, privately, teachers must be able to manage and increase their achievement motivation to work as well as a professional person.

 

Kinerja guru dewasa ini sangat diperlukan apalagi dengan adanya program pemerintah tentang Penilaian Kinerja Guru yang akan dilaksanakan awal tahun 2013 sebagai syarat untuk kenaikan pangkat guru menjadi salah satu penentu pentingnya keberhasilan pendidikan. Sebagai dasar pemimpin pembelajaran yang memfasilitasi kegiatan belajar mengajar, guru dituntut untuk memiliki kinerja bagus. Salah satu pihak yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerja guru adalah kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di lembaga sekolah. Kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru melalui kegiatan supervisi. Selain itu kinerja guru juga dapat ditingkatkan melalui insentif guru yang memadai dan motivasi berprestasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (a) kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (b) supervisi kepala sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (c) insentif guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (d) motivasi berprestasi guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (e) kontribusi supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (f) kontribusi insentif guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (g) kontribusi motivasi berprestasi guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (h) kontribusi supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, (i) kontribusi insentif guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu, dan (j) motivasi terhadap guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kolerasional jumlah populasi adalah 230 orang. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, sampel yang digunakan 139 orang guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa (a) kinerja guru sangat tinggi, (b) supervisi kepala sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu termasuk dalam kategori sangat tinggi, (c) insentif guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu termasuk kategori tinggi, (d) motivasi berprestasi guru sekolah dasar negeri sekecamatan Junrejo kota Batu termasuk dalam kategori sangat tinggi, (e) supervisi kepala sekolah secara parsial mempunyai kontribusi terhadap kinerja guru secara relatif sebesar 0,295 (29,5%) dan secara efektif sebesar 10,1%, (f) insentif guru secara parsial mempunyai kontribusi terhadap kinerja guru secara relatif sebesar 0,023 (2,3%) dan secara efektif sebesar 0,8%, (g) motivasi berprestasi guru secara parsial mempunyai kontribusi terhadap kinerja guru secara relatif sebesar 0,683 (68,3%) dan secara efektif sebesar 23,4%, dan (h) supervisi kepala sekolah, insentif guru, dan motivasi berprestasi guru berkontribusi secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Besarnya kontribusi itu adalah 34,2%. Jika terjadi kenaikan kinerja guru sebesar 100%, maka sisanya sebesar 65,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja guru, kepala sekolah dan pemerintah dapat melakukannya antara lain dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas supervisi kepala sekolah (termasuk juga supervisi pegawai), meningkatkan insentif guru hingga mampu menjamin kesejahteraan guru, dan memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kinerjanya. Selain itu secara pribadi, guru juga harus mampu mengelola dan meningkatkan motivasi berprestasinya untuk bekerja dengan sebaik-baiknya sebagai seorang profesional.

 

Keywords : supervision, incentive, motivation, performance, elementary school teacher.