DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Visi dan Misi Sekolah. Studi Multisitus di SD Negeri Melati 04 dan SD Negeri Mawar 01, Kecamatan Apel, Kota Wisata. (TESIS)

Komsiyatin Komsiyatin, Ibrahim Bafadal, Ahmad Sonhadji Kosim Hasan

Abstrak


The development of globalization era, demands the good quality of human resources availability, which can be produced through a good quality of education system. A good quality of education system cannot be reach out without school’s role. A good quality school is a school which is able to implement school vision and mission that constructed deals with National Education goal. To create a good quality school, now days our government is developing a new education system called SBM (School-Based Management). This system hopefully will be able to increase the education quality in our country. The implementation of SBM in schools would not be effective without the school principal leadership. The problem of the discussion is how the principal leadership become a main factor to implement school vision and school mission. To solve the problem, so the focus of the research are: (1) the school principal’s role of elementary school Melati 04 and elementary school Mawar 01 in order to create their school vision and school mission including: (a) management; (b) curriculum department; (c) students department; (d) teaching and learning process;(e) Educational human resources;(f) school equipment and infrastructures, (2) the efforts have been done by the principals of elementary school Melati 04 and elementary school Mawar 01 in order to increase the supporting and to solve the inhibiting factors deal with creating their school vision and mission, (3) the main supporting and inhibiting factors face by their principals of elementary school Melati 04 and elementary school of Mawar 01 in order to create this school vision and school mission. The three main focuses of this research employs the multisite analysis to describe the pattern of findings due to the characteristic equation at both sites. In this research, the writer used qualitative research approach had been done in elementary school Melati 04 and elementary school Mawar 01, sub Apel, City Wisata as a prestigious school to create their school vision and mission. The research used the multisite analysis research with modified analytical induction method to search the meaning from the phenomenon of the background research. The sampling of research data have been collected through: purposive sampling, internal sampling, time sampling, and snowball sampling. The technique of data collections are: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) data conclusion through both of inter site analysis and multi site analysis in order to construct field fact concepts. The data credibility had been analyzed through triangulation sources, triangulation method, member check, group discussion, and sufficiently references. Otherwise dependability and confirmability carried out through verification activities done by the advisors. The result of this research is: first, school principal leadership is transformational leadership which is able to persuade all the school components to implement the school vision and mission. The principal is able to take control all the aspects, management, educational human resources, school equipments and infrastructures, curriculum departments, student department, and teaching and learning process, optimally in order to support the implementation of school vision and mission. The school principal is a leader who gain good manner, good discipline and has a great responsibility and capability to implement school vision and mission. The school principal also be able to create a harmonious circumstances among the school stakeholder and the society. Second, the efforts have been done by the school principal to implement school vision and mission are (a) school vision and mission’s socializing, (b) applying the school infrastructure optimally, (c) make a good relationship among the society, (d) make a good relationship among the stakeholder and school academica, (e) show the school’s achievements. While the efforts have been done by the school principal to solve the inhabiting factors are: (a) continually school coordination within the teachers, school staff, the committee, and class committees, (b) school evaluation program socializing. Third, the supporting factors in school vision and mission implementation are (a) most of the educational human resources are qualified (b) standardized school equipments and infrastructures, (c) school committee support, (d) good school teamwork while the inhabiting factors in school vision and mission implementation are (a) lack of classroom number, (b) few of the educational human resources are not qualified, (c) school area is limited. The inhabiting factors solved by optimize the supporting factors. The result of the research is suggested to: (1) the principal of elementary school Melati 4 and elementary school Mawar 01 in order to manage all education aspects optimally, (2) education department in order to give the support to implement school vision and mission, (3) other research in order to develop the research to measure the validity of this research.

 

 

Perkembangan era globalisasi menuntut tersedianya sumberdaya manusia berkualitas yang dapat diperoleh melalui mutu pendidikan yang baik. Mutu pendidikan yang baik tidak lepas dari peranan sekolah. Sekolah bermutu adalah sekolah yang mampu mewujudkan visi dan misi sekolah yang disusun sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Untuk menciptakan sekolah bermutu, saat ini sedang dikembangkan manajemen berbasis sekolah (MBS) yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan. Penerapan MBS di sekolah-sekolah tentu tidak terlepas dari kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Yang menjadi permasalahan kajian ini adalah bagaimana kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor utama dalam upaya mewujudkan visi dan misi sekolah. Untuk itu, penelitian ini difokuskan pada (1) Peran Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Melati  04 dan Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Mawar  01 dalam mewujudkan Visi dan Misi Sekolah yang terdiri dari: (a) manajemen; (b) kurikulum; (c) kesiswaan; (d) proses belajar mengajar; (e) tenaga pendidik dan kependidikan; (f) sarana dan prasarana, (2) langkah yang ditempuh oleh Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Melati  04 dan Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Mawar  01 dalam meningkatkan dukungan dan mengatasi hambatan dalam mewujudkan Visi dan Misi Sekolah, dan (3) faktor pendukung dan penghambat Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Melati 04 dan Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Mawar  01  dalam mewujudkan Visi dan Misi Sekolah. Ketiga fokus penelitian tersebut dianalisis secara lintas situs untuk memahami dan mendeskripsikan pola temuan akibat persamaan karakteristik pada kedua situs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang dilakukan di SD Negeri Melati 04 dan SD Negeri Mawar 01 Kecamatan Apel, Kota Wisata sebagai sekolah berprestasi dalam mewujudkan visi dan misi sekolahnya dengan jenis penelitian multisitus pada metode induksi analitik yang dimodivikasi untuk menemukan makna dari fenomena pada latar penelitian. Penentuan informan dilakukan dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, internal sampling, time sampling, dan teknik bola salju (snowball sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) wawancara mendalam, (2) observasi partisipan, dan (3) studi dokumentasi. Data yang terkumpul dari ketiga teknik tersebut dianalisis secara berulang yang di dalamnya melibatkan kegiatan reduksi data, sajian data, dan verivikasi/penarikan kesimpulan baik melalui analisis dalam situs maupun analisis lintas situs guna menyusun konsep temuan lapangan. Kredibilitas data di cek melalui trianggulasi sumber, trianggulasi metode, member check, diskusi teman sejawat, dan kecukupan referensi. Sedangkan dependabilitas dan konfirmabilitas diperoleh melalui pengauditan oleh dosen pembimbing. Temuan penelitian ini adalah: pertama kepemimpinan efektif kepala sekolah  mempunyai ciri-ciri kepemimpinan transformasional yaitu mampu mempengaruhi seluruh komponen sekolah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Kepala sekolah dapat mengelola berbagai aspek baik manajemen, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, kurikulum, kesiswaan, dan proses belajar mengajar secara optimal sehingga dapat mendukung terwujudnya visi dan misi sekolah. Kepala sekolah adalah sosok pemimpin yang gigih, disiplin dan bertanggungjawab dalam usaha mewujudkan visi dan misi sekolah, namun juga tidak lupa menciptakan suasana kerja yang nyaman serta menjalin hubungan yang harmonis dengan semua stakeholder dan masyarakat sekitar. Kedua, langkah-langkah yang ditempuh kepala sekolah dalam usaha meningkatkan dukungan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah antara lain (a) mensosialisasikan visi dan misi sekolah di setiap kesempatan, (b) menggunakan sarana dan prasarana yang ada secara maksimal, (c) menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar, (d) mengadakan kerjasama dan hubungan yang harmonis dengan seluruh sakeholder dan warga sekolah, serta (e) menunjukkan prestasi yang diraih sekolah. Sedangkan langkah yang ditempuh kepala sekolah dalam mengatasi hambatan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah antara lain (a) koordinasi secara rutin dengan dewan guru, karyawan, komite, dan paguyuban kelas, dan (b) mengadakan evaluasi program sekolah serta mensosialisasikan hasilnya kepada seluruh stakeholder. Ketiga, faktor pendukung terwujudnya visi dan misi sekolah antara lain (a) sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan sudah memenuhi kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan, (b) sarana dan prasarana yang memadai, (c) dukungan komite dan paguyuban sekolah, (d) adanya teamwork yang baik dalam sekolah. Beberapa faktor pendukung tersebut diberdayakan semaksimal mungkin dalam usaha mewujudkan visi dan misi sekolah. Sedangkan faktor penghambat terwujudnya visi dan misi sekolah antara lain (a) kurangnya jumlah ruang kelas, (b) adanya sebagian guru yang masih menempuh pendidikan untuk memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan, (c) sempitnya lahan sekolah. Beberapa faktor penghambat tersebut diatasi dengan lebih mengoptimalkan faktor pendukung yang ada. Dari hasil penelitian ini disarankan: (1) bagi kepala sekolah SDN Melati 04 dan SDN Mawar 01 agar terus mengelola seluruh aspek pendidikan yang ada secara optimal, (2) bagi dinas pendidikan agar selalu memberikan dukungan dalam upaya mewujudkan visi dan misi sekolah, (3) bagi peneliti lain agar terus mengembangkan penelitian sehingga dapat diukur keabsahan hasil penelitian ini.

 

Keywords: school principal leadership, school vision and mission, elementary school