DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Kerja Materi Eksponen Bercirikan Realistic Mathematics Education (RME) untuk Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Berbahasa Inggris. (TESIS)

Sri Widowati, Cholis Sa’dijah, Swasono Rahardjo

Abstrak


Vocational School in Technic Majoring needs a new developing workbook as the solution of the less varieties mathematic book. There is an objective from the standard role of mathematic workbook for vocational school from BSNP and Vocational school curriculum for’RSBI’ school. The objective is to make the students become work ready. Because of that condition, it needs a kind of workbook which has some characteristic such as, using English as the language in that book, giving contectual problems and unconventional approach. The writer also hopes that Realistic Mathematics Education (RME) approach on this developing workbook could be the one of alternativesolution from the whole problems for the students in Vocational School (SMK). The model in this development is ADDIE Model. It contains 5 phases, there areAnalysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. On Analysis phase, the researcher makes analysis about the needs,  curriculum objectiveness, and student characteristic. On design phase, the researcher chooses the product and its characteristic which will be developed, chooses competence standard and basic competence, and chooses the approach. On development phase, the researcher arranges and developes the workbook draft and then makes the validation. After the the experts validate the workbook, the next phase is implementation or trial phase to predict theeffectiveness of the product which has been developed. The trial phase has been done in tenth grade of TKR 1 (Tekhnik Kendaraan Ringan 1) in SMKN 1 Glagah Banyuwangi and it was observed by two observers. The last phase is evaluation. It is evaluated continuously and directly in every steps. The research result showed that workbook of exponent which has been developed, it was valid in t = 3,24 score. All instrument which was used in that trial had been validated by two experts and one practician. The result of trial showed that workbook had worked effectively on observation paper instrument, in 4 times meeting the score showed T = 3,37. It showed that there are 90,32% of the students gave the positive response and there are 93,54% of the students completed the learning. The condutions of this valid, practice and effective workbook are first, this is one of workbook which is able to help the student in finding a concept. Second, it has five elements as a workbook. Third, this book meets the 5 syntax of main RME. The last, it has more exercises and contains about non contextual, contextual, reasonable, communicative and open ended questions. To follow up the developing workbook, some suggestion are also made to be addressed to other researchers and teachers at school. First, this developing workbook can be used as the source af learning in mathematic material about exponent for tenth grade students in SMKN1 Glagah Banyuwangi. Second, the teacher should read this workbook firstly before he uses this workbook in the class. Third, the teacher should always guide the students in the class when he uses a product in other to optimize the student’s activities as showed on the workbook’s role. Forth, the product which is used in SMKN 1 Glagah could be used in another school which has the same characteristic as in SMKN 1 Glagah has. Fifth, the next researchershould make a new teacher’s bookwhen he does the next conduction on this product. Sixth, if the researcher wants to see the suitableproduct for a certain majoring, he should choose a problem from a certain majority on the others material.

 

Kurangnya beragamnya bahan ajar matematika untuk Sekolah Menengah Kejuruan Teknik memerlukan solusi berupa pengembangan bahan ajar. Adanya Sekolah Menengah Kejuruan Teknik RSBI, peraturan standar isi bahan ajar matematika SMK Teknik yang diisyaratkan oleh BNSP serta  kurikulumSMK yang memiliki tujuan mencetak lulusan yang siap kerja, membutuhkan bahan ajar dengan karakteristik tertentu antara lain menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris, menggunakan masalah kontekstual serta menggunakan pendekatan yang  tidak konvensional.  Pengembangan workbook dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik dengan bahasa pengantar bahasa Inggris serta memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif  diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif dari keseluruhan permasalahan tersebut. Model pengembangan yang dipilih dalam pengembangan ini adalah model ADDIE yang terdiri dari 5 fase yaitu analisis, desain, developmen, implementasi dan evaluasi. Pada fase analisis yang dilakukan adalah menganalisis kebutuhan, tujuan kurikulum dan karakteristik siswa. Pada fase desain yang dilakukan adalah menentukan jenis produk yang dikembangkan, menentukan karakteristik produk yang akan dikembangkan, menentukan standar kompetensi dan kompetensi dasar serta menentukan pendekatan yang dipilih. Pada fase developmen, yang dilakukan adalah menyusun dan mengembangkan draft workbook,  kemudian melakukan validasi dengan bantuan dua orang ahli isi dan ahli RME yang sekaligus ahli bahasa. Setelah workbook dinyatakan valid oleh ahli, pengembangan memasuki fase implementasi atau ujicoba untuk menentukan kepraktisan dan keefektifan produk yang telah dikembangkan. Uji coba dilakukan di kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR1) SMKN 1 Glagah Banyuwangi dengan diamati oleh dua orang observer. Fase terakhir yaitu evaluasi dilakukan terus menerus dan secara langsung di setiap tahap. Hasil penelitian menunjukkan workbook of Exponent yang dikembangkan telah valid dengan skor t = 3,24. Seluruh instrumen yang digunakan dalam uji coba  terlebih dahulu divalidasi oleh 2 orang ahli dan 1 orang praktisi serta telah dinyatakan valid. Hasil uji coba menunjukkan workbook telah praktis dengan instrumen lembar observasi, selama 4  kali pertemuan menunjukkan skor  = 3,37.  Workbook juga telah efektif, ditunjukkan oleh 90,32% siswa memberikan respon positif serta 93,54% siswa telah tuntas belajar. Kesimpulan yang diperoleh adalah workbook yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif serta memenuhi karakteristik (1) merupakan workbook berjenis membantu siswa menemukan suatu konsep, (2) memenuhi 5 unsur utama sebagai workbook, (3) memenuhi 5 sintaks RME, dan (4) memiliki exercises yang mengandung soal-soal non kontekstual, kontekstual, reasoning, communicating dan opend ended. Saran yang diajukan antara lain (1)workbook  hasil pengembangan dapat digunakan sebagai salah satu bahan ajar dalam pembelajaran matematika materi Eksponen di kelas X SMKN 1 Glagah Banyuwangi, (2) Bagi para guru yang hendak menggunakan workbook ini sebagai bahan ajar, hendaknya mempelajari terlebih dahulu dengan cermat, (3) pada saat penggunaan produk, disarankan agar guru tetap terus melakukan pendampingan supaya aktivitas peserta didik tetap optimal sesuai dengan yang diinginkan dalam buku kerja (workbook), (4) Produk bisa digunakan di sekolah lain yang memiliki karakteristik sama dengan SMKN 1 Glagah Banyuwangi, (5) pada saat akan melakukan pengembangan lebih lanjut pada produk ini, sebaiknya dikembangkan buku guru yang merupakan panduan bagi guru untuk mendampingi buku kerja siswa ini, dan (6) pada saat akan melakukan pengembangan untuk materi yang lain, disarankan agar dipilih masalah dari satu kejuruan tertentu agar lebih spesifik ditujukan untuk jurusan apa produk tersebut.

 

Keywords:   Exponent workbook, Realistic Mathematics Education, Vocational School Majoring in Technic